Sitename

Description your site...

Mei 30, 2020

Sat Pol Air Polres Labuhanbatu Sosialisikan Penyuluhan Bahaya Organisasi Radikal dan Anti Pancasila

Sat Pol Air Polres Labuhanbatu Sosialisikan Penyuluhan Bahaya Organisasi Radikal dan Anti Pancasila
Sat Pol Air Polres Labuhanbatu,Sosialisikan Penyuluhan Bahaya Organisasi Radikal dan Anti Pancasila di Desa Sei Baru,Kecamatan Panai Hilir,Kamis (22/3/2018). Foto : Budi Hermansyah Saragih/red tiraipesisir.com)

PANAI HILIR,TIRAIPESISIR.COM-Sat Pol Air Polres Labuhanbatu,sosialisikan penyuluhan bahaya organisasi radikal,dan Anti Pancasila pada program I QUICK WINS Polri Tahun 2018 di Aula Kantor Kepala Desa Sei Baru,Kecamatan Panai Hilir,Kabupaten Labuhanbatu,Sumut, Kamis (22/03/2018).

Hadir dalam acara tersebut,Kasat Pol Air Labuhanbatu yang diwakili oleh Kaur Bin OPS,Aiptu Jaya Syahputra.,Kepala Desa diwakili Sekretaris Desa,Dahren.,Ketua MUI Kecamatan Panai Hilir, Solehuddin Afisa,S.Ag dan sejumlah masyarakat desa Sei Baru,Kecamatan Panai Hilir.

Kasat Pol Air Labuhanbatu,melalui Aiptu jaya Syahputra dalam sambutannya, “Radikalisme Anti Pancasila bertentangan dengan Undang Undang Negara kesatuan Republik Indonesia,Indonesia adalah berideologi Pancasila,Pancasila adalah dasar negara,wajib kita jaga bersama,paham radikalisme dan anti pancasila tidak dibenarkan dan sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga,agar paham tersebut jangan sampai mengganggu keutuhan Pancasila,”ucap Kasat Pol Air disampaikan Aiptu jaya Syahputra.

Pemberian Sumbangan : berupa bendera merah putih,gambar Pancasila,pelampung,dan sembako bagi masyarakat desa Sei baru. (Foto : Budi Hermansyah Saragih/red/tiraipesisir.com)

Ditambahkannya,Bangsa Indonesia adalah bangsa bertoleransi,majemuk beragam suku dan agama,ini adalah suatu Rahmat Tuhan bahwa Indonesia bangsa besar,bangsa yang damai, bangsa saling menghargai antara umat suku beragama. “Kemerdekaan Indonesia adalah, perjuangan bersama-sama,dan Pancasila adalah dasar negara yang menjadi ketetapan dasar Negara,”kata Kasat Pol Air Labuhanbatu menegaskan.

Baca Juga :  Momentum Syiar Islam Hingga Kepelosok Negeri : Wakil Bupati Meranti Lepas Pawai Ta'ruf MTQ Kab.Meranti Ke-X Tahun 2018

Sementara Kepala Desa yang diwakili oleh Sekretaris Desa memberikan,apresiasi kepada Sat Pol Air Polres Labuhanbatu,terkait kegiatan penyuluhan bahaya organisasi radikal dan Anti Pancasila bertempat di Desa Sei Baru. “Atas nama Pemerintah Desa Sei Baru,kami mendukung dan berharap Program I Quick Wins Polri terus berlanjut membentengi perihal isu-isu SARA,yang belakangan ini marak di media social. Ucapan terima kasih kami sampaikan,kepada bapak Kasat Pol Air Polres Labuhanbatu,yang dewakili Bapak,Aiptu Jaya Syahputra memberikan sumbangan berupa bendera merah putih,gambar Pancasila,pelampung, dan sembako bagi masyarakat desa Sei baru,”tutur Kades Sei Baru yang disampaikan oleh Sekretaris,Dahren.

Baca Juga :  Kapolsek Kualuh Hilir Labura,Tangkap Jurtul Judi Togel di Warung Kopi

Ketua MUI,Solehuddin Afisa dalam sambutannya memaparkan,kebebasan umat beragama telah diatur pada konstitusi kita,pasal 28E Ayat (1) UUD 1945,pada muatan tersebut perbedaan agama dijamin oleh negara dan agama Islam mengajarkan,umatnya saling menghargai perbedaan Suku,Agama,Ras dan Golongan. Islam tidak pernah mengajarkan,saling membenci sesama umat dimuka bumi,apalagi pada paham radikal,Islam sangat melarang kekerasan,Islam adalah agama rahmatan lila’lamin yang berarti,membawa Rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta,termasuk hewan,tumbuhan dan jin. “Apalagi sesama manusia,”sebutnya.

Belakangan ini,kata Ketua MUI Panai Hilir itu,isu-isu SARA masuk pada tahap meresahkan masyarakat,isu sara menjamur di media sosial,terutama di media Facebook.

Baca Juga :  KANNI dan Polri Buat Nota Kesepahaman Dalam Pembinaan Hukum dan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat

“Ini adalah menjadi tugas kita bersama,bahwa isu ini bisa memecah belah persatuan bangsa, jangan jadikan isu seperti ini,memecah belah persatuan bangsa,dan Pancasila adalah dasar negara kita,lima sila tersebut menjadi ketetapan bersama yang menjadi dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia,”tandas Ustadz Solehuddin sembari menutup sambutannya. (BHS)
Editor : red/zai

loading…


Bagikan berita ini
Tags: , , ,
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses