Sitename

Description your site...

November 1, 2020

Samsuar : Meski Ramadhan Berakhir Jangan Tinggalkan Baca AL Quran dan Mesjid

Samsuar : Meski Ramadhan Berakhir Jangan Tinggalkan Baca AL Quran dan Mesjid

loading…


Senin, 26 Juni 2017 09:12 WIB

Meski Ramadan Telah Berakhir, Masyarakat Siak Jangan Tinggalkan Membaca Al Quran dan Ramaikan Masjid untuk Beribadah

SIAK,TIRAIPESISIR.COM-Menyambut hari Raya Idul Fitri 1438 hijriah, masyarakat di Kabupaten Siak sangat antusias ikut memeriahkan hari kemenangan itu. Hiasan lampu colok juga masih terlihat di malam takbiran kemarin. Bahkan masyarakat tak melewatkan bermain meriam bambu untuk membuat suasana malam takbir semakin meriah.

Seperti yang diketahui GoRiau.com, Bupati Siak,Syamsuar,Wakil Bupati Siak Alfedri, Sekda T Hamzah, Ketua DPRD Siak Indra Gunawan, serta Kepala Dinas di Lingkungan Pemkab Siak bersama keluarganya terlihat menikmati malam takbiran, Sabtu (24/6/2017) lalu.

Baca Juga :  Pelaksanaan dana DDS di Desa Kayu Ara Rangsang Pesisir Tidak Transparan Terhadap Masyarakat Desa

Tradisi melayu Siak menyambut hari Raya Idul Fitri seperti menyalakan lampu colok, bermain meriam bambu dan pawai takbir memang tak pernah dilewatkan oleh masyarakat. Seperti bermain meriam bambu atau buluh itu adalah permainan ala orang kampung yang masih di pertahankan di Kabupaten Siak dan permainan itu dibuat festival meriam buluh untuk lebih memeriahkan suasana malam takbir. Bahkan orang nomor 1 di Negeri Istana Matahari Timur ini pun tak melewatkan permainan masa kecilnya tersebut dengan penuh kegembiraan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Inhil Sesalkan,Saat HUT RI ke-73 Bendera Merah Putih Tidak Berkibar di Kantor DPRD Inhil

Dalam kesempatan yang sama juga, Bupati Siak, Syamsuar menyampaikan pesan kepada masyarakat Siak untuk tidak meninggalkan tadarus Al quran meski Ramadan telah berakhir. Jadikanlah membaca Al quran sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Bertadarus bersama anggota keluarga setiap malam.

“Malam menuju hari kemenangan, kita semua masyarakat Siak terlihat senang dan bahagia. Namun jangan sampai rasa senang dan bahagia itu membuat kita larut hingga lupa membaca Al quran setiap hari seperti yang dilakukan saat Ramadan. Jika tak bisa membaca Al quran setiap selesai salat Fardu, bisa membaca bersama anak-anak selepas Magrib,” kata Syamsuar.

Baca Juga :  Terkait Pemberitaan "Di Meranti, Proyek PL Provinsi Riau Dikerjakan Tanpa Papan Plang, Kepala Tukang Caci Maki Wartawan" Polres Meranti Minta Keterangan Ayong

Syamsuar juga mengajak masyarakat Siak tetap meramaikan masjid untuk melaksanakan ibadah. Agar berkah Ramadan yang sudah dicapai benar-benar dirasakan masyarakat. “Kita maksimalkan juga masjid tidak sepi setelah Ramadan ini. Bagaiaman Masjid ramai saat Ramadan, begitu juga hendaknya saat ini,” imbuhnya. (Red)

Sumber Berita : GoRiau.Com

 

 

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses