Sitename

Description your site...

Agustus 10, 2020

Rp 63 Miliar DAK dan DR Pada ABPD Meranti 2016 Raib, Digunakan Untuk Kegiatan Lain

Rp 63 Miliar DAK dan DR Pada ABPD Meranti 2016 Raib, Digunakan Untuk Kegiatan Lain
Foto : Ilustrasi DR dan DAK

MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Berdasarkan Lapoan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Provinsi Riau Nomor : 3.C/LHP/XVIII.PEK/05/2016, tanggal 28 Mei 2016 lalu, BPK Perwakilan Provinsi Riau mengungkap permasalahan Saldo Kas Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti yang tidak menggambarkan sisa Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 sebesar Rp 50.328.462.495,00 dan Dana Reboisasi (DR) tahun 2016 sebesar Rp 31.236.820.238,00.

Atas permasalahan tersebut, BPK Perwakilan Provinsi Riau ‘Merekomendasikan’ kepada Bupati Kepulauan Meranti,Drs.H.Irwan,M.Si, agar mengembalikan DAK dan DR itu ke Kasda, sehingga program DAK dan DR dapat dilaksanakan tahun berikutnya.

FOTO FILE : Dana Reboisasi adalah dana untuk reboisasi dan rehabilitasi hutan serta kegiatan pendukungnya yang dipungut dari Pemegang Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan dari hutan alam yang berupa kayu. Red/TIRAIPESISIR.com

Dan atas rekomendasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti belum melakukan tindak lanjut. Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Reboisasi (DR) 2016 itu belum dapat dipulihkan dan hingga kini DR 2016 tahun 2016 sebesar Rp 31 Miliar itu juga tidak diketahui kemana raibnya.

Baca Juga :  M.Adli : Pembangunan RoRo di Meranti Menjadi Kebanggan Anak Dearah,Jangan Dijadikan Fitnah

Bupati Kepulauan Meranti, Drs.H.Irwan,M.Si yang coba dikonfirmasi kepada awak media beberapa waktu lalu mengatakan, sejumlah Rp 21 Miliar Dana Reboisasi 2016 ada di Kasda.

“Sejumlah Rp 21 Miliar, DR masih ada di Kasda Kepulauan Meranti, tahun 2020 ini kita gunakan untuk pembangunan sekat kanal,” ujar Irwan.

“Rp 21 Miliar DR itu ada di Kasda, dengan dana itu tahun ini kita akan membangun sekat kanal,” katanya lagi.

Sementara secara terpisah, Kepala BPKAD Meranti, Bambang Suprianto,SE,MM menyebutkan, bahwa DR tersebut tidak ada lagi di Kasda Kabupaten Kepulauan Meranti.

Baca Juga :  Ketua Perkumpulan BaraJP Meranti Minta Sekdakab Meranti Menjawab Surat Konfirmasi LSM

“Kasda Kosong, DR itu tidak ada lagi di Kasda,” papar Bambang, yang juga saat ini menjadi Sekda Kepulauan Meranti.

Sekedar informasi, meski persoalan DAK dan DR tahun 2016 sebesar Rp 63 Miliar itu belum selesai persoalannya. Namun demikian, Pemkab Meranti kelihatan semacam sudah teruji dalam laporan keuangannya, terbukti Pemkab Meranti meraih lagi predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-8 kalinya oleh BPK Perwakilan Riau yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua BPK Perwakilan Riau, Thomas Ipoeng Anjarwarsita kepada Bupati Kepulauan Meranti, Drs.H.Irwan,M.Si, Rabu (15/04/2020) melalui Teleconference, di ruang kerja Sekdakab Meranti. (Red)
Editor : Zainuddin

loading…


Bagikan berita ini
Tags: , , , , , , ,
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses