Sitename

Description your site...

Mei 27, 2020

Putus Rantai Covid-19, Pemdes Penyagun Bagikan Masker ke Masyarakat

Putus Rantai Covid-19, Pemdes Penyagun Bagikan Masker ke Masyarakat

MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Pemerintah Desa (Pemdes) Penyagun Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan pembagian masker, pada Senin (13/04/2020) kepada masyarakat desa setempat.

Pembagian tersebut dilakukan Pemdes Penyagun dalam rangka memutus rantai peredaran wabah virus Covid-19, serta melindungi masyarakat akan bahaya virus tersebut saat hendak beraktifitas.

Kepala Desa (Kades) Penyagun Muhammad Nur, pada Selasa (14/04/2020), dirinya mengatakan sudah ada sebanyak 300 masker yang telah dibagikan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah sudah 300 masker dibagikan, rencananya kita akan bagi 1000 masker kepada masyarakat,” terang Muhammad Nur.

Baca Juga :  Pemkab Meranti Pilih Perketat Pelaksanaan Protokol Kesehatan Cegah Penyebaran Covid-19 Daripada Menggelar PSBB

Dimana dikatakan Kades Penyagun, masker yang dibagikan kepada masyarakatnya merupakan masker kain buatan asli dari pemuda-pemudi Desa Penyagun.

“Masker buatan anak Desa Penyagun, anggarannya dari desa,” ungkapnya.

Selain melakukan pembagian masker, Pemdes Penyagun juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan kesejumlah tempat keramian, rumah ibadah, sekolah, kantor dan tempat-tempat lain yang dianggap perlu untuk memutus rantai peredaran virus Covid-19 khususnya di Desa Penyagun.

“Kita lakukan penyemprotan kesejumlah tempat di desa dan menyediakan tempat cuci tangan dimasjid dan tempat keramian. Kita juga melakukan pengecekan suhu kepada masyarakat yang masuk kantor,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolres Meranti AKBP Barliansyah,SIK : Tidak Benar,Tidak Ada Razia Hari Senin,14 Agustus 2017

Disamping itu, dirinya juga berharap agar adanya bantuan alat rapid test dari Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti untuk Desa Penyagun. Hal tersebut diakuinya karena saat ini di Desa Penyagun ada sekitar 90 orang dalam pemantauan (ODP) yang merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang.

“Yang diharapkan supaya ada rapid test dari Dinas Kesehatan, karena di Desa Penyagun ada sekitar 90 ODP yang pulang dari Malaysia dan juga kita harapkan agar masyarakat patuh akan himbauan – himbauan dari Pemdes Penyagun supaya tidak keluar kota,” harapnya.(B015/09)

Baca Juga :  Tegakkan Hukum,Kejari Meranti Dinilai Inkonsistensi dan Tebang Pilih

Editor : Agus Salim.Hs

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses