Sitename

Description your site...

Mei 26, 2020

PT.RAPP Diduga Serobot Lahan Warga Pulau Padang Kec.Merbau, Pemkab Kepulauan Meranti Akan Tangani Permasalahannya

PT.RAPP Diduga Serobot Lahan Warga Pulau Padang Kec.Merbau, Pemkab Kepulauan Meranti Akan Tangani Permasalahannya

PT.RAPP Diduga Serobot Lahan Warga Pulau Padang Kec.Merbau,Pemkab Kepulauan Meranti Akan Tangani Permasalahannya.

Minggu,23 Juli 2017

Liputan Berita : Tomy & Dhamean

TIRAIPESISIR.COM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti,Provinsi Riau,melalui Sekda Kepulauan Meranti,Yulian Norwis,SE,MM,berjanji akan mengkoordinasikan permasalahan lahan Abu Samah alias Samah yang terletak di Sei.Kuat Desa Lukit,Kecamatan Merbau yang masuk di areal konsesi PT.RAPP Estate Pulau Padang,yang sudah ditanami kayu akasia oleh pihak perusahaan beberapa waktu silam.

Sekda Kepulauan Meranti bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( LHK ) Meranti akan menangani permasalahan tersebut, terkait pemberitaan Koran Pindo Merdeka pada Minggu lalu,Tahun 10 Edisi 422,Tanggal 9 -15 Juli 2017 dengan Judul PT.RAPP Diduga Seborot Alias Rampok Lahan Warga Pulau Padang. Permasalahan itu sudah lama kita minta pihak perusahaan menyelesaikannya kata Sekda Kepulauan Meranti yang akrab di sapa Icut,melalui WhatsApp kepada Kepala Biro Koran Pindo sekitar pukul 11.40 WIB Selasa, (12/07/17 ) lalu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( LHK ) saat ditemui Koran Pindo di kantor LHK Jl.Banglas Selatpanjang mengatakan,sedang dipersiapkan staf surat untuk pihak – pihak terkait terutama Camat Merbau, guna menindaklanjuti terkait permasalahan lahan Abu Samah Alias Samah yang sudah di garap perusahaan red ” kata Drs.H.Irmansyah,MSi, Selasa (12/07/17 ) sekitar pukul 15.00 Wib.

Baca Juga :  Dana Reboisasi Kabupaten Meranti Mengalir Sampai Jauh,Bambang Bilang Roni Samudra Banyak Gunakan

H.P Daulay,SP.M.Si Pembina LSM Gabungan Pemerhati Orang Tertindas Sumatera Bagian Utara Sumut,Aceh,Riau,Sumbar dan Kepri menyampaikan apresiasinya,terhadap respon positif Pemkab Kepulauan Meranti yang secepatnya akan membicarakan penyelesaian lahan milik Samah tersebut. “Duduk semeja,sehingga mendapat solusi terbaik antara pihak perusahaan dan pemilik lahan yang sudah sekian tahun itu tidak diselesaikan oleh pihak perusahaan,”ujar Pembina dari 7 LSM di Sumut dan Riau itu.

Ia juga menambahkan,dengan membaca dan menelaah surat Kesepakatan Bersama,yang diperoleh DPD LSM Gapotsu Kabupaten Kepulauan Meranti Nomor : 001 / PPD – KM / X / 2011 Tertanggal 27 Oktober 2011 tentang Pengelola IUPHHK – HTI PT.RAPP Pulau Padang,Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau,yang ditandatangani selaku Pihak Pertama dari Perusahaan PT.Riau Andalan Pulp And Paper Mulia Nauli ( Selaku Direktur PT.RAPP ),Jamaluddin MD ( Selaku SHR Manager ) dan Marzum ( Selaku Estate Manager Pulau Padang ) dan Selaku Pihak Kedua Lurah dan Kepala Desa se – Pulau Padang yaitu Lurah Teluk Belitung,Abdul Munir, Kades Bagan Melibur,Samaun, S. Sos, Kades Kudap saat itu,Sutrisno, Kades Selat Akar saat itu, Amerruddin,SE,Kades Mengkirau, Toha, Kades Bandul, Zahari,Kades Tanjung Padang,Abu Sufyan,Kades Dedap Syahril, KadesMeranti Bunting, Arifin Ali, Kades, Kades Pelantai, Auzar,Kades Mengkopot,Azman, Kades Tanjung Kulim,Zuryadi,Kades Mekar Sari, M.Jais dan Kades Lukit, Edi Gunawan dan turut menyaksikan Tim Terpadu Kabupaten Kepulauan Meranti yaitu,Asisten I Setdakab Meranti,Drs.H. Nuriman Khair,MH, Kabag Tapem Setda, Yuliarso,SSTP,MSi,Staf Ahli Bidang Pemerintahan,Kadis Kehutanan dan Perkebunan Kab.Kepulauan Meranti, Ir.Mamun Murod,MM, Kepala BPN Kab.Kep.Meranti, Al – Azmi, SH, Kepala BLH Kab.Kep.Meranti, Bambang Suprianto,SE,MM,dan Kakan Kesbangpol Kab. Kep. Meranti, Drs.Askandar yang juga di ketahui sepenuhnya oleh Bupati Kepulauan Meranti, Drs.H.Irwan,MSi dan Ketua DPRD saat itu Hafizoh, S.Ag.

Baca Juga :  Disebabkan Musim Buah Tidak Tepat Waktu,Pesta Tahunan Sungai Bokor 2016 Terpaksa Mundur

“Bila tidak ada penyelesaian negoisasi anatara pihak perusahaan dengan warga pemilik lahan khusus milik Abu Samah Alias Samah tersebut,kami dari LSM Gapotsu akan melaporkan kepada Presiden RI yang terhormat Bapak Ir.H.Joko Widodo yang pro rakyat kecil,dan meminta PT.RAPP dihentikan total operasinya dengan mengungkap tuntas dugaan makelar lahan dan tanah dari kalangan pejabat terkait dan pihak perusahaan dalam permasalahan tersebut,”tegas aktivis kondang dan pemilik Koran Pindo Merdeka itu.

Secara terpisah,beberapa tokoh pemerhati sosial dan pembangunan Pulau Padang yang tidak bersedia disebutkan jati dirinya turut berkomentar,silahkan pihak perusahaan cari untung di bumi tanah melayu ini,itu sah-sah saja bila daerah ini mendapat kontribusinya. “Tapi,jangan rugikan dan jangan membodohi-bodohi masyarakat,”imbuhnya kepada Koran PindoMerdeka,Rabu ( 19/07/17 ) di Teluk Belitung,Kec.Merbau.***

Baca Juga :  Dinas Perizinan Meranti Tidak Tau Menau APMS Alah Air Bongkar BBM di Pelabuhan Tikus Dorak,KSOP Berikan Izin Olah Gerak

Sumber Berita : Rustam,Wartawan Pindo Merdeka & Balitbang Koran Pindo Merdeka,Zainuddin,Hs.S.Sg

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses