Sitename

Description your site...

Juli 2, 2020

Presiden Resmikan Pabrik Viscose Rayon Senilai Rp15 Triliun di Pangkalan Kerinci

Presiden Resmikan Pabrik Viscose Rayon Senilai Rp15 Triliun di Pangkalan Kerinci
PRASASTI : Presiden Jokowi menandatangani prasasti pendirian pabrik viscose rayon senilai Rp15 triliun di Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau.

PANGKALAN KERINCI, TIRAIPESISIR.COM — Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik viscose rayon terintegrasi dan terbesar di Indonesia
senilai USD1.1 miliar atau setara dengan Rp15 triliun di Pangkalan Kerinci, ibukota Kabupaten Pelalawan, Riau.

Pabrik viscose rayon milik Asia Pacific Rayon (APR) yang berada di Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau ini diharapkan mampu mendongkrak sektor tekstil nasional dan strategi pembangunan industri 4.0 Pemerintah Indonesia.

Turut hadir dalam peresmian tersebut adalah Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita,
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan
Moeldoko, Gubernur Provinsi Riau Syamsuar, Chairman dan Pendiri RGE Sukanto Tanoto dan
Direktur RGE Anderson Tanoto.

Baca Juga :  Ada Virus Corona, Presiden Jokowi Minta APBN dan APBD Dirombak.

Dalam peresmian, Presiden Joko Widodo mengapresiasi investasi APR untuk mendukung pengembangan industri teksil nasional. Peran sektor swasta, kata Jokowi, sangat berpengaruh dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi, di samping stimulus yang diberikan pemerintah.

“Jangan sampai industri garmen kita kalah dengan Vietnam. Kita sudah punya bahan baku sendiri sekarang disini (viscose rayon APR, Red). Negara yang cepat akan mengalahkan yang lambat dan kita ingin
menjadi negara yang cepat,” kata presiden dalam sambutannya.

Menurut Jokowi, kehadiran APR sejalan dengan visi pemerintah untuk mendorong lebih banyak investasi
bernilai tambah di dalam negeri serta memperkuat industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional
yang tertuang dalam Peta Jalan Revolusi Industri 4.0.

Baca Juga :  Tim TNI AL Selatpanjang Terjun Langsung Bantu Insiden RoRo Di Tanjung Buton

Di samping itu hadirnya APR diharapkan dapat menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan impor bahan baku tekstil, khususnya kapas yang saat ini seluruhnya belum bisa dipenuhi dari dalam negeri.

Direktur APR Basrie Kamba menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo karena menyempatan waktu selaku Kepala Negara untuk meresmikan pabrik ini.

DIkatakan dengan total investasi sebesar Rp 15 triliun, lokasi pabrik berdekatan dan memungkinkan operasi yang terintegrasi dimana pasokan pulp dari hutan tanaman industri terbaru milik APRIL group dapat memasok langsung ke APR untuk produksi viscose rayon.

Baca Juga :  Team Reskrim Polres Labuhanbatu Berhasil Amankan 158 Kotak Rokok Luffman Tanpa Cukai

”APR dapat memproduksi 240.000 ton serat rayon per tahun. Hadirnya APR dapat memberikan dampak positif
bagi peluang kerja dan kesempatan usaha untuk bisnis kecil dan menengah di hulu-hilir industri TPT,” ungkapnya.

Terlepas soal itu, peresmian pabrik ditandai penandatangan prasasti pabrik serta pelepasan kontainer berisi serat rayon oleh Presiden Jokowi untuk diekspor sebanyak 10.190 ton, dan untuk industri dalam negeri sebanyak 12.000 ton ke Jawa Barat. * (denny)

loading…


Bagikan berita ini
Tags: , , ,
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses