Sitename

Description your site...

Oktober 31, 2020

POTRET DESA SENGGORO,KECAMATAN BENGKALIS

POTRET DESA SENGGORO,KECAMATAN BENGKALIS

loading…


SEJARAH TERBENTUKNYA PEMERINTAHAN DESA WONOSARI, KECAMATAN BENGKALIS, KABUPATEN BENGKALIS,PROVINSI RIAU 

Prasejarah Oleh :

  1. Mbah  Muh Maksum Jeruksari  (beliau mulai menjadi staf kaum  dari tahun 1945 sampai tahun 2008)
  2.  Bapak Sutoyo

Dalam sejarah Mbah Muh Maksum  mengatakan bahwa,Desa Wonosari dibentuk sekitar tahun 1912 dengan ditunjuknya  Mbah KARTO SENTONO sebagai Lurah Desa dan Cariknya Mbah HARSO DIYONO  dengan Bayan  Mbah KARIYO. Sayangnya, tidak semua ingat nama  perabot desanya, namun kami penulis masih menelusuri jabatan lurah dengan perangkatnya tersebut di atas dengan surat kekancingan dari siapa. Dari keraton atau dari hindia belanda belum jelas.

Pada masa itu desa Wonosari terdiri 5 (lima) padusunan yang dipimpin oleh PRABOT yakni,Prabot Bajangan,Prabot Gadungmlaten,Prabot Branang,Prabot Awar-awar  dan Prabot jeruk,Dengan pembantu dusun yakni  Kulon pasar dan Kakiman,ini dilihat dari kegiatan Rasul dimana pada waktu itu yang membawa gunungan ada 5 pedusunan. Dan menurut beliau Kegiatan Rasul sudah bertahun tahun sebelum dilkasanakannya pemerintahan desa wonosari (sejarah rasulan dimulai sejak dibukanya wilyah Wonosari/babad alas nongko doyong juga berhubungan dengan berdirinya ibukota/pusat pemerintahan   Gunung kidul yang baru )

Baca Juga :  Dinas PMD Minta Seluruh Desa Sekabupaten Kepulauan Meranti Segera Ajukan Prosal

Di masa itu belum terdapat Balai Desa,pelaksanaan pemerintahan di laksanakan di rumah Lurah Desa dengan jadwal kumpul yang di atur, sebulan sekali atau selapan sekali diadakan pisowanan di rumah Lurah

Mbah Lurah  Karto sentono  menjadi Lurah Desa Wonosari pertama  kurang lebih selama 12 tahun atau sampai dengan kurang lebih tahun 1923 dan diganti  WONODIKROMO.

Proses penunjukan,pergantian,dan cerita tidak banyak diketahui/ diingat. hanya masa pemerintahan mbah Lurah Wonodikromo kurang lebih  10 Tahun atau sekitar tahun 1933,kemudian diganti mbah Lurah PAWIRODRONO  yang masa jabatannya kurang lebih 1 tahun atau sekitar tahun 1934 itu juga ndak diingat/diketahui . Ceritanya,setelah itu Lurah Desa dijabat oleh Mbah DIPOWIRYO sampai dengan  sekitar tahun 1941.

Baca Juga :  Gudang Meubeller di Sungai Juling Terbakar, Ruko dan Rumah Turut Dilahap Sijago Merah

Carik di masa  mbah dipowiryo dijabat  oleh mbah SASTROSUKARIYO, yang selanjutnya ditunjuk jadi Lurah Desa  kurang lebih 4 tahun atau sekitar tahun 1945. Semenjak tahun 1945 ini Desa wonosari telah melaksanakan pemilihan kepala desa dengan istilah yang dikenal sodonan(lidi). Pada masa dahulu warga sangat jujur,ini dimana dilaksanakan  pemilihan dengan memilih  calon kepala desa dengan gambar hasil panen seperti jagung,ketela,pisang  dengan cara memasukkan sodo ke dalam kotak  yang bergambar  tersebut diatas.

Pada masa pemilihan ini dimenangkan  oleh Mbah BEJORAHARJO. Pada masa ini Carik dijabat oleh Cipto Sudiyono,jagaboyo/keamanan dijabat oleh Karso Wadiman. Sosial dijabat Sastro Diwiryo,Kemakmuran dijabat Mbah Pujo Sudarmo,Kaum dijabat Tomo Wiyono (staf /Pembantu Muh Maksum) dan pada masa jabatan  Mbah Lurah Bejo raharjo ini telah dibangun Balai desa Wonosari. (Penulis/Redaksi)

Baca Juga :  Keluhan Pasien Terkait Pelayanan dan Pemberian Obat, Kadis Kesehatan Adakan Pertemuan

 

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses