Sitename

Description your site...

Februari 18, 2020

Polres Meranti Tangkap Pelaku Cabul 16 Kali

Polres Meranti Tangkap Pelaku Cabul 16 Kali

MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Kapolres Meranti adakan Press Release Ungkap Kasus Tindak Pidana Pencabulan Anak di Bawah Umur di Rupama Mapolres Kepulauan Meranti Jalan Gogok Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kamis (16/1/2020).

Turut hadir, Kapolres Meranti AKBP TAUFIQ LUKMAN NURHIDAYAT SIK MH, Kasat Reskrim Polres Meranti AKP ARIO DAMAR SH SIK, Ps. Kanit PPA Sat Reskrim BRIPKA DESY, Perwakilan Media berjumlah -+ 8 Orang.

Pembukaan Press Release di pimpin oleh Kapolres Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, kita melakukan Press Release terkait Kasus dugaan Pencabulan anak dibawah umur dan isu yang boleh dikatakan nyata terkait adanya Penculikan anak.

Baca Juga :  UAS Bersama Bupati Meranti Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pesantren Darul Fikri

“Alhamdulillah isu tersebut sudah terbongkar yang ditangani langsung oleh tim dari Reskrim Polres Meranti. Diduga pelaku berinisial IT warga Selatpanjang,” ucapnya

Penangkapan ini juga berdasarkan laporan dari Keluarga dan sudah ditangani dengan hasil yang kami paparkan, Pelaku mengakui kalau dirinya melakukan pencabulan sebanyak 16 kali dari Bulan Desember 2019 hingga masuk bulan Januari 2020.

“Isu penculikan anak tidak ada, namun pengakuan pelaku dia melakukan kedekatan terhadap anak (Perempuan) hanya untuk melampiaskan hawa nafsunya saja, bahkan pelaku mengakui kalau dirinya sudah melakukan hal tersebut sebanyak 16 kali,” ungkap Kapolres Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH.

Baca Juga :  Ps.BOTS Adakan Rapat Penggantian Ketua

Dijelaskan Kapolres, untuk pengguna Media Sosial (Medsos) yang ada di meranti agar benar-benar bijak dan memahami sumber yang jelas. Jangan hanya terpancing akan isu yang belum begitu jelas sehingga membuat masyarakat semakin risau.

“Intinya, jangan terlalu percaya akan isu yang menjadi kekhawatiran masyarakat ramai, IT (19) warga Selatpanjang ini sudah mengakui kalau keresahan yang ada di meranti memang perbuatannya dan pelaku hanya ingin melampiaskan hawa nafsu nya aja”, Tambahnya lagi

Baca Juga :  Berikut Galeri Foto Kunjungan Gubri Di Desa Kedabu Rapat

Atas perbuatan tersebut pelaku dikenakan paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara. Kita menghimbau kepada orang tua agar selalu mengawasi anak-anak dan waspada.(B015/09)

Editor : Agus Salim.Hs

aaaaaaaa

Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses