Sitename

Description your site...

Oktober 23, 2020

Penghuni Lapas Di Batam Kendalikan Peredaran Sabu Di Kabupaten Meranti

Penghuni Lapas Di Batam Kendalikan Peredaran Sabu Di Kabupaten Meranti

loading…


MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Sat narkoba polres kepulauan meranti berhasil melakukan penangkapan terhadap orang tersangka yang di duga melakukan tindak Narkotika jenis Shabu, Minggu 29/12/2019).

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH dalam keterangan persnya,Sesuai nomor surat laporan LP.A / 102 / XII / 2019 / RIAU / RES. KEP. MERANTI / RESNARKOBA, tanggal 29 Desember 2019.berhasil dimanakan seorang tersangka narkoba dan barang bukti.

“Penangkapan tersangka yang di duga melakukan tindak pidana narkotika jenis Shabu itu, di lakukan di pintu keluar pelabuhan penumpang Tanjung Harapan yang terletak di jalan pelabuhan kelurahan Selatpanjang Kota Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti.Kata Kapolres lagi.

Tambah Kapolres lagi,Adapun nama tersangka terduga tindak pinda narkotika yang di amankan oleh sat res narkoba polres kepulauan meranti itu isinial HF Als HEN Bin AA , umur 24 tahun warga jalan Banglas Gg. Ampera Rt.003 Rw.003 Keluragan Selatpanjang Timur Kecamatan Tebing Tinggi.

Dalam penangkapan tersebut,Polisi selain mengamankan tersangka juga mendapati satu kantong plastik klep besar yang di duga berisi narkotika jenis shabu dengan berat kotor : ± 66,00 gram.Dan satu kantong plastik klep besar berisikan diduga Narkotika jenis shabu berat kotor : ± 15,61 gram.

Baca Juga :  BPBJ Meranti Beri Edukasi Resiko Hukum Pada Perencanaan Barang & Jasa

Kedua kantong plastik klep diduga bersikan Shabu tersebut diikat dengan lak ban bening dan di balut dengan tisu, kemudian dimasukan kedalam celana dalam tersangka.berat kotor barang bukti sabu keseluruhnya kurang lebih 81,61 gram.

Termasuk satu lembar tiket kapal Oceana dengan tujuan Tanjung Balai ke Batam,Satu lembar tiket kapal Mv. Dumai Line 9 dengan tujuan Batam ke Selatpanjang,Satu lembar Pas pelabuhan Tanjung Balai, 1 (satu) lembar boarding pass pelabuhan Batam, 1 (satu) lembar ATM Mandiri Syariah warna abu-abu.

Menurut keterangan Kapoles,Adapun kronologis penangkanan itu bermula pada ahad sekira pukul 10.30 Wib, dari hasil penyelidikan oleh anggota Sat Resnarkoba bahwa pelaku HF Alias HEN yang merupakan target, diketahui akan membawa diduga Narkotika jenis shabu untuk diedarkannya dari Tanjung Balai Karimun Provinsi Kepri menuju ke Selatpanjang dengan menggunakan kapal Mv Dumai Line 9.

Selanjutnya Tim yang dipimpin Kasat Resnarkoba IPTU Darmanto SH didampingi Ps. Kanit Opsnal Bripka Asrul Fauzi melakukan undercover di seputaran pelabuhan penumpang Tanjung Harapan.

Baca Juga :  Bhabinsa Koramil 02 Tebing Tinggi Terus Sosialisasikan Disiplin Protokol Kesehatan

Ketika penumpang Kapal Mv. Dumai Line 9 mulai turun di pelabuhan Tanjung Harapan Kota Selatpanjang,disaat yang tepat Tim melihat pelaku yang dimaksud dan langsung dilakukan penangkapan tepatnya di pintu keluar pelabuhan.

Selanjutnya,Pelaku dibawa ke dalam ruang tunggu penumpang Internasional untuk dilakukan pemeriksaan dan membenarkan bahwa yang bersangkutan mengaku bernama HF.

Dengan didampingi saksi daripihak Syahbandar pelabuhan Tanjung Harapan AA, selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap badan pelaku, dan Tim berhasil menemukan Barang bukti diduga Narkotika jenis shabu sebanyak 2 (dua) kantong plastik klep besar berisikan diduga Narkotika jenis shabu yang di ikat dengan lak ban bening dan di balut dengan tisu yang ditemukan di selangkangan pelaku, tepatnya di dalam celana dalamnya.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Polres Kepulauan Meranti guna Penyelidikan dan Penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan awal,HF berperan sebagai bandar atau kurir Narkoba, Barang bukti dua kantong diduga Narkotika jenis Shabu tersebut di ambil oleh pelaku dari dalam kamar Wisma Lika (yang tidak ingat nomor kamarnya) di lantai 2 di jalan Ahmad Yani Tanjung Balai Karimun Provinsi Kepri.

Baca Juga :  Kapolsek Tebing Tinggi Barat Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Rumah

Menurut pengakuanya,Barang haram tersebut diletakkan sebelumnya oleh seseorang yang tidak dikenal pelaku didalam kamar wisma tersebut,Yang kemudian kunci kamarnya dititip oleh orang dimaksud ke repsesionis wisma, dimana pelaku hanya tinggal mengambil kunci kamarnya saja yang dititip ke repsesionis.

Pelaku atau HF mengakui disuruh oleh BAS yang merupakan Narapidana yang sedang menjalani hukuman di Lapas Batam (perannya selaku pengendali didalan Lapas Batam) untuk mengambil dua kantong diduga Narkotika jenis shabu tersebt didalam kamar wisma, dan menyuruh pelaku mengambil kunci kamar yg dititip ke repsesionis.

HF juga mengakui sudah dua kali menjemput Narkotika jenis shabu dari Tanjung Balai Karimun Provinsi Kepri,Untuk diedarkan di Selatpanjang.

Ia juga baru keluar/bebas dari Lapas Cabang Selatpanjang dalam kasus TP. Narkoba dgn menjalani hukuman 5 tahun penjara.(B015/09)

Editor : Agus Salim.Hs

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses