Sitename

Description your site...

Oktober 28, 2020

Pembangunan Pelabuhan Dorak Terkendala Ternyata Sampai Saat Ini Sertifikat Hak Milik Tanah Dari BPN Belum Dikeluarkan

Pembangunan Pelabuhan Dorak Terkendala Ternyata Sampai Saat Ini Sertifikat Hak Milik Tanah Dari BPN Belum Dikeluarkan
Bupati dan rombongan saat meninjau lokasi pelabuhan dorak

loading…


Meranti,TiraiPesisir.com – Proses pembangunan pelabuhan orang dan barang di Dorak, Selatpanjang, masih mengalami kendala, salah satunya belum terbitnya sertifikat hak milik tanah Pemda dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kepulauan Meranti. Akibatnya Pemerintah tidak bisa menuntaskan pembangunan pelabuhan Internasional itu dimana syaratnya harus mengantongi sertifikat.

Bupati dan rombongan saat meninjau lokasi pelabuhan dorak

“Untuk pembangunan pelabuhan Dorak dana APBN dan APBD siap dimanfaatkan, begitu juga kontraktor yang akan mengerjakan, tapi kendalanya tanah yang sudah kita ganti rugi masih dalam proses pembuatan sertifikat balik nama Pemda di BPN,” jelas Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si, kepada wartawan, Selasa (28/11).

Baca Juga :  Seiring Akan Dilaksanakan Sistem Penggajian Single Salary dan Pemangkasan Birokrasi, Sekda Meranti Ingatkan ASN Tingkatkan Kinerja dan Profesionalitas

Diakui Bupati, Pemda Meranti sangat menginginkan Pelabuhan Dorak segera dibangun, tapi ada hal teknis yang diluar kemampuan Pemda seperti belum terbitnya sertifikat tanah Pemda dari BPN terhadap tanah yang sudah diganti rugi.

Akibat lamanya proses penerbitan sertifikat di BPN Meranti itu, proses pembangunan pelabuhan menjadi terkendala, dan sejauh ini diakui Bupati belum ada titik terangnya.

“Kita sangat menginginkan pelabuhan Dorak segera dibangun, tapi karena belum ada titik terang terpaksa tidak kita anggarkan dalam APBD, karena APBD tidak bisa menunggu,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Bupati Meranti Hadiri Acara Penandatanganan Fakta Integritas dan Sosialisasi 4 Pilar di Kecamatan Tasik Putri Puyu

Bahkan Bupati Drs. H. Irwan M.Si, balik mempertanyakan kepada pihak BPN terkait lambatnya proses penerbitan sertifikat yang menjadi kunci kelanjutan pelabuhan yang diprediksi akan menjadi kebanggaan masyarakat Meranti itu.

“Coba teman-teman wartawan tanyakan kepada BPN apa masalahnya, kenapa penerbitan sertifikat tidak siap-siap, jika tidak selesai kita tidak bisa membangun karena syaratnya sertifikat itu,” paparnya. (Humas Pemkab. Meranti).

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses