Sitename

Description your site...

Oktober 28, 2020

Pelaku Mengancam Penggal Kepala Presiden Jokowi Langsungkan Pernikahan Di Rutan

Pelaku Mengancam Penggal Kepala Presiden Jokowi Langsungkan Pernikahan Di Rutan
HS,Pelaku Yang Mengancam Penggal Kepala Jokowi Saat Melangsungkan Pernikahannya di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (3/7/2019). Foto : horlas/tiraipesisir.com
Posted by:

loading…


JAKARTA,TIRAIPESISIR.COM-Tersangka pengancam penggal kepala Presiden Jokowi, (HS), telah melangsungkan pernikahannya dengan perempuan berinisial AA, di di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (3/7/2019) lalu.

Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. “Iya benar, kami memberikan fasilitas kepada tersangka yang mau menikah,”ujarnya ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (9/7/2019).

Sebelumnya, pihak HS telah mengirimkan surat izin menikah kepada penyidik pada 10 Juni 2019. Surat izin menikah tersebut dikabulkan pada 3 Juli 2019.

Baca Juga :  Setahun Sudah CPO RI "Dikerjain" India,Saatnya Membalas

Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah, kuasa hukum HS, Sugiarto, mengatakan, pernikahan kliennya dihadiri oleh perwakilan keluarga dari dua belah pihak dan juga pihak KUA Kecamatan Kebayoran Baru.

“Pihak yang datang saat pernikahan itu hanya saya sebagai kuasa hukum, KUA Kecamatan Kebayoran Baru, orang tua HS, dan orang tua AA. Selebihnya teman-teman dari Dit Tahti Polda Metro Jaya, “kata Sugiarto.

Seusai pernikahan digelar, HS tidak langsung kembali ke Rutan, diberikan kesempatan untuk berbincang-bincang dengan keluarganya, sebelum polisi membawanya kembali ke dalam tahanan.

Baca Juga :  Terkait Soal SOP Puskesmas Cikokol,REPDEM akan Geruduk Dinas Kesehatan Kota Dan Pemkot Tangerang

Video HS menyerukan ancaman kepada Jokowi ramai beredar di media social, dalam video tersebut, HS menyebut kalau dirinya siap penggal kepalanya Jokowi.

Akibat tindakannya tersebut, HS dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan ditangkap di daerah Parung, Jawa Barat, Minggu pagi (12/5/2019).

HS terancam pasal berlapis, yakni Pasal 104 KUHP tentang Tindak Pidana Kejahatan terhadap Keamanan Negara dan Pasal 27 ayat 4 juncto Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Teknologi Informasi (ITE). Dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup atau penjara paling lama 20 tahun. (Horlas)

loading…


Bagikan berita ini
Tags: , ,
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses