Sitename

Description your site...

September 23, 2020

Pedagang Punya “Beking” Disprindag Lakukan Penertiban Dengan Hati-hati

Pedagang Punya “Beking” Disprindag Lakukan Penertiban Dengan Hati-hati

MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Mendengar istilah ‘beking’, kita langsung membayangkan, pembesar, petinggi yang mempunyai pengaruh amat kuat sebagai pelindung kepentingan seseorang. Istilah ini seolah memberi peringatan keras (warning) kepada siapa saja agar jangan sekali-kali berseteru dengan ‘seseorang’ ini, karena di belakangnya berdiri ‘orang kuat’,hal ini yang sedang dialami oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam melakukan penertiban pedagang pasar modern selatpanjang yang sampai saat ini masih banyak pedagang yang berjualan bukan pada tempatnya,bahkan mereka (pedagang.red) berani membangun tempat jualan diarea parkir yang jelas tidak dibenarkan untuk berjualan disitu apalagi sampai mendirikan bangunan.

Baca Juga :  Bupati Meranti,H.Irwan Hadiri Pisah Sambut Kakan Imigrasi Kelas II Selatpanjang

Disprindag sendiri tidak bisa berbuat banyak pada pedagang yang melakukan pelanggaran tersebut,hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Bidang Perdagangan Ade Suhartian kepada Media ini,Selasa (26/2/2019).

Untuk melakukan penertiban pedagang di pasar modern kabupaten meranti ini sangat sulit karna terlalu banyak orang-orang besar dibelakang mereka “deking” yang akan ikut campur, walaupun kita bisa saja melakukan penertiban secara paksa,karna kita punya aturan dan hukum yang melindungi

“untuk penertiban susah terlalu banyak orang besar dibelakang mereka,kita bisa saja melakukan penertiban itu secara paksa,karna kita punya aturan dan hukum”ungkap Ade Suhartian yang ditemani kasi pengutipan Tengku Adi.

Baca Juga :  Terkait Masalah Pasar Modern Selatpanjang Dewan Akan Panggil Disprindag

Saat ditanya Media ini apakah ini akan berlanjut hingga selamanya, Ade Suhartian menegaskan tidak, akan mencari solusi terbaiknya. Karna itulah tugas dan tanggung jawab disprindag, kita akan melakukan pendekatan secara kekeluargaan secara terbuka kepada pedagang.

“ini tidak akan berjalan lama,kita akan cari solusinya,entah dengan pendekatan secara kekeluargaan”Jelas Ade Suhartian.

“apalagi ini menyangkut cari makan orang kita juga harus hati-hati,karna soal cari makan orang bisa bunuh orang lain”tegas Ade Suhartian lagi.

Ditempat yang sama Ade Suhartian yang ditemani Tengku Adi salah satu kasi disprindag juga menjelaskan kalau memang pedagang pasar modern tidak bisa disampaikan secara baik-baik, kita akan lakukan tindakan paksa, kita bisa surati polres, satuan polisi pamong praja(satpol pp) dan dinas perhubungan untuk ikut melakukan penertiban kalau tidak ada lagi jalan keluarnya.

Baca Juga :  241 Pejabat Eselon II,III,dan IV Dilingkungan Pemkab Meranti Dilantik

“kalau tidak dibilang baik-baik, kita main jalur hukum, kita bisa surati saja polres,satpol pp dan dishub”tutup Ade Suhartian.

“tapi sampai saat kita masih bisa bergerak sendiri dulu,lakukan pendekatan dan himbauan agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan”tambah Tengku Adi Kasi Disprindag tersebut.(A03/09)

Editor : Edi Saputra

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses