Sitename

Description your site...

November 1, 2020

Pedagang Pasar Modern “Acuhkan” Himbauan Disprindag Karna Bayar

Pedagang Pasar Modern “Acuhkan” Himbauan Disprindag Karna Bayar

loading…


MERANTI,TIRAIPESISIR.COM- Penataan tempat berjualan pedagang pasar Modren Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti ini sangat memprihatinkan dan tidak nyaman dilihat oleh mata.

Dari pantauan Media di lapangan terlihat pedagang yang berjualan bukan pada tempatnya,ada yang berjualan diteras pasar ikan bahkan ada yang membangun kios dari kayu dihalaman parkir pasar tersebut,padahal pada teras dan halaman parkir pasar itu sudah ditempeli edaran himbauan tentang larangan berjualan di area teras dan halaman parkir pasar modern selatpanjang.

Ironisnya himbauan tersebut tidak diindahkan atau tidak mempengaruhi mereka (pedagang.red) untuk melakukan aktivitas jual beli yang bukan pada tempatnya itu,bahkan pedagang terkesan mengacuhkan himbauan disprindag tersebut.

Saat media ini menanyakan ke salah satu pedagang yang berjualan diteras mengenai himbauan tersebut, secara santai pedagang itu menjelaskan tidak merasa takut dengan himbauan tersebut,karna mereka membayar lapak teras itu dengan petugas disprindag,Bahkan dia membayar dua sekaligus dalam distribusi harian dan bulanan.

“kenapa harus takut dengan himbauan itu pak, kan kita bayar tempatnya kok,apa lagi saya bayar dua”sebut salah satu pedagang.

Baca Juga :  Sempena Hari Jadi Kepulauan Meranti Ke-X Tahun 2018,Bupati Resmikan Berbagai Fasilitas Kesehatan

Saat ditanya mengenai pembayaran dua tempat tersebut,pedagang itu menjelaskan bahwa retribusi harian dan bulanan yang Ia bayar adalah tempat berjualan aslinya(meja sah.red) dan tempat berjualan diteras yang dilarang oleh disprindag tersebut,Bahkan dia mengatakan yang melakukan pengutipan retribusi adalah petugas disprindag itu sendiri dan itu yang membuat mereka (pedagang.red) merasa himbauan itu tidak ada artinya.

“saya bayar dua pak,satu meja saya asli dan satu lagi untuk bayar teras ini,yang ngutip orang dinas pak,jadi himbauan itu tak ada artinya itu pak”sebut pedagang itu lagi.

Untuk perimbangan berita mengenai penertiban dan pengutipan pasar modern Selatpanjang tersebut,Selasa (26/2/2019) Media ini melakukan konfirmasi ke Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Kepala Bidang Perdagangan Ade Suhartian menjelaskan untuk penertiban disprindag sendiri sudah melakukan upaya penertiban pedagang yang berada dilingkungan pasar Modern Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan segala cara sudah dilakukan.

Baca Juga :  Relawan Timses Jokowi-Ma’ruf Kabupaten Kepulauan Meranti Akan Deklarasi Minggu Mendatang

Selain melakukan teguran langsung, disprindag juga melayangkan surat peringatan hingga himbauan kepada pedagang pasar yang berbentuk spanduk dan ditempel di dinding bangunan pasar itu,bahkan pihak dinas juga pernah melakukan pembongkaran meja-meja yang berjualan tidak pada tempatnya.

“untuk penertiban sudah sering kita lakukan dan itu dengan berbagai cara dari teguran,himbauan langsung dan surat peringatan,bahkan pernah kita bongkar meja-meja yang berjualan diteras itu”jelas Ade Suhartian.

Saat ditanya soal adanya pengutipan oleh petugas disprindag kepada pedagang yang berjualan diteras tersebut Ade menjelaskan bahwa itu tidak benar, yang dikutip adalah pedagang yang memiliki meja yang sah. Kalaupun ada petugas kita mengutip kepada pedagang yang diteras mungkin karna pedagang itu mempunyai meja tapi berjualan di teras itu.jika ada petugas saya melakukan pengutipan distribusi kepada pedagang yang berjualan diteras itu,sampaikan ke saya dan akan saya tindak tegas.

“itu tidak benar,yang dikutip adalah yang punya meja sah,ataupun petugas kita mengutip kepada pedagang yang punya meja tapi dia berjualan diteras makanya dikutip”jelas Ade Suhartian lagi.

Baca Juga :  Kurangnya Perhatian Pemerintah Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Tebing Tinggi Angkat Bicara

“jika memang ada petugas saya yang mengutip distribusi kepada pedagang teras tersebut, saya akan tindak tegas petugas tersebut”tambah Ade Suhartian.

Untuk saat ini kita tetap berupaya melakukan penertiban dengan melakukan pendekatan secara kekeluargaan,walaupun secara aturan dan hukum kita bisa berjalan. Tapi untuk urusan perut kita tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,bahkan kita hari ini dan beberapa hari kedepan melakukan apel pagi di pasar itu guna untuk pendekatan kita ke pedagang pasar modern selatpanjang tersebut

“untuk saat ini yang bisa kita melakukan adalah pendekatan kekeluargaan,karna urusan perut ini bahaya,walaupun kita punya aturan dan hukum,dan kita juga melakukan apel pagi dipasar itu guna pendekatan sama pedagang tersebut”pungkas Kabid Perdagangan Ade Suhartian.(A03/09)

Editor : Edi Saputra

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses