Sitename

Description your site...

Oktober 27, 2020

Meranti Menjadi Kabupaten Ke-4 Yang Bebas Dari Penyakit Kaki Gajah Di Riau

Meranti Menjadi Kabupaten Ke-4 Yang Bebas Dari Penyakit Kaki Gajah Di Riau

loading…


Meranti,TiraiPesisir.com – Pasca pembagian obat pencegah penularan penyakit kaki gajah,Tepatnya sejak lima tahun terakhir,Khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti,Hingga saat ini belum di temukan adanya penyebaran penyakit tersebut.

Hal ini disampaikan Irwan Suwandi kepala dinas kesehatan kepulauan meranti melalui Muhammad Fahri Kasi Pencegahan Pengendalian Penyakit(P2P) Menular,dalam keteranganya kepada wartawan ini selasa(21/11/17) di grand indobaru hotel.

“Kami dari dinas kesehatan,Bersama RTI Internasional,Kementerian kesehatan yang di wakili oleh BTKL Pulau Batam,Dinas Kesehatan Provinsi Riau,Dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan survei TAS Filariasis ke anak sekolah yang ada di wilayah kepulauan Meranti,” jelas M Fahri.

Baca Juga :  Antisipasi Karlahut, Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi dan Kodim 0303/Bengkalis Patroli di Desa Telaga Baru

Dijelaskan Fahri, Survei TAS Filariasis ke anak sekolah sekolah dasar,Khususnya anak-anak kelas satu dan dua yang ada di kabupaten kepulaun meranti,tujuannya untuk mengetahui sejauh mana pencegahan penyakit kaki gajah. Pelaksanaan survei nya sendiri,Sudah berjalan,dari tanggal 12 sampai dengan 25 november 2017 ini,dan di laksanakan di seluruh kecamatan yang ada di kabupaten kepulauan meranti.

Dijelaskannya lagi,survei dilakukan oleh RTI,Kementerian kesehatan yang di wakili oleh BTKL Pulau Batam,Dinas Provinsi Riau,Kabupaten dan masing-masing puskesmas semeranti. Serta survei tersebut diakukan di wilayah puskesmas Alahair,Alai.Anak Setatah, Puskesmas Bandul,Kedabu Rapat,Pulau Merbau,Puskesmas Selatpanjang,Teluk Beliting dan Tanjung Damak.

Baca Juga :  Ketua PCNU Kepulauan Meranti Mengajak Seluruh Masyarakat Untuk Terus Meningkatkan Toleransi Antar Umat Beragama

Tujuannya,untuk mengetahui seberapa jauh penularan penyakil filariasis atau penyakit kaki gajah di kabipaten kepulauan meranti,setelah memakan obat lima tahun lalu secara berturut-turut. Dari hasil survei yang di lakukan,hingga saat ini belum di ketemukan kasus positif penyakit kaki gajah, dan sudah 90 persen survei dilakukab belum di ketemukan.

“Untuk meranti,Tahun ini baru melakukan survei yang pertama,dan ini di lakukan setiap dua tahun sekali,” tutupnya.

Sementara Dr Endri Budiman Technicial Specialist RTI Internasional,sejauh ini sangat optimis meranti akan lulus,dan pihaknya yakin program ini akan berjalan bagus di kabupaten Meranti dan survei yang di lakukan,sudah 90 persen tidak di temukan positif penularan penyakit kaki gajah.

Baca Juga :  PWI Meranti Gelar Seminar Jurnalistik Berkedok Permalukan Organisasi Pers Lainnya, Ini Tanggapan DPW MOI-RIAU

“Bahkan di kantongnya saat ini tidak di temukan positif penularan penyakit gajah,salah satu kantong penyakit kaki gajah di meranti ini dulunya ada di pulau merbau tapi sekarang kita survei di enam SD tidak kita temukan,kalau lolos meranti jadi kabupaten ke empat di riau yang lolos setelah dumai,Pelalawan dan Kuansing,” imbuhnya.***(Rls)

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses