Sitename

Description your site...

Oktober 30, 2020

MEMBUMIKAN PANCASILA DIKALANGAN PELAJAR PERGURAN TINGGI

MEMBUMIKAN PANCASILA DIKALANGAN PELAJAR PERGURAN TINGGI
Foto : Istimewa

loading…


Oleh : Lathifatul Wahidah A.
Mahasiswi Universitas Islam Malang
Fakultas IlmuAdministrasi
Prodi Administrasi Negara

Rubrik Pendidikan-Seiring perkembangan zaman di era globalisasi saat ini para pelajar Indonesia terlebih para mahasiswa turut mengiringi adanya trend yang semakin dinamis dan selalu diwarnai oleh ketidakteraturan dan ketidakpastian. Kondisi ini cenderung memicu permasalahan baru yang semakin beragam. Teknologi informasi yang berkembang cepat, telah membawa dampak bagi kehidupan manusia, serta terdapat dampak baik dan buruk yang akan dirasakan dikemudian hari. Akan berdampak menguntungkan apabila mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan taraf hidup. Namun juga dapat berdampak merugikan, apabila terperdaya dengan pemanfaatan untuk kepentingan yang negatif. Hal ini berarti dampak teknologi informasi berimplikasi secara langsung pada perubahan berbagai aspek kehidupan, termasuk terhadap karakter generasi muda.

Pentingnya pendidikan pancasila untuk perguruan tingi yang mana para mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi merupakan pemuda generasi bangsa. Awal dari pembahasan dalam buku ini ialah tentang Pancasila Dalam Lintas Sejarah mulai dari masa kerajaan, penjajahan, kebangkitan nasional hingga masa pasca kemerdekaan. Yang mana dari paparan tersebut akan memberikan kesadaran pada pemuda bangsa bahwa begitu besar pengorbanan yang dilalui oleh para pahlawan bangsa demi kemerdekaan Negara indonesia. Salah satu kutipan penting dalam buku tersebut ialah bahwa Ir. Soekarno mengusulkan bahwa pancasila adalah sebagai dasar filsafat Negara dan pandanga hidup bangsa juga pandangan dunia yang setingkat dengan aliran-aliran besar dunia atau sebagai “weltanschauung” dan diatas itulah kita dirikan negara Indonesia. Dari kutipan tersebut dapat disimpulkan bahwa pancasila sebagai landasan dari segala keputusan bangsa dan menjadi ideologi tetap bangsa serta mencerminkan kepribadian bangsa.

Baca Juga :  Sudah Diamankan : Ada Orang Nyusup Kedalam Istana Negara,Ikuti Informasinya

Buku ini juga memaparkan beberapa bab yaitu Pancasila Sebagai Ideologi Negara. Pada bab ini penulis buku memaparkan bahwa ideologi pada suatu bangsa pada hakikatnya memiliki ciri khas karakteristik masing-masing sesuai dengan sifat dan ciri khas bangsa itu sendiri. Dari sinilah peranan penting ideologi bagi bangsa dan Negara agar bangsa dapat mempertahankan eksistensinya. Pada paparan bab selanjutnya ialah Pancasila Sebagai Sistem Filsafat. Mahasiswa dapat menyerap sudut pandang tentang pancasila sebagai system filsafat, ialah sebagai sebagai system filsafat adalah suatu kesatuan yang saling berhubungan untuk satu tujuan tertentu, dan saling berkualifikasi yang tidak terpisahkan satu dengan yang lainnya.

Pancasila Sebagai Etika Politik menerangkan tentang hubungan nilai, norma, dan moral. apapun upaya yang ingin dirancang dan diimplementasikan oleh para pemangku kepentingan, instansi pendidikan, sekolah-sekolah dalam rangka mendidik pelajar bangsa ini entah itu melalui pendidikan karakter atau yang lainnya, pada dasarnya yang perlu diperhatikan kembali adalah efektifitasnya dalam mengemban amanah untuk mendidik putra-putri bangsa secara komprehensif dan humanis sehingga benar-benar menjadikan para peserta didik yang tidak hanya cakap secara intelektual tetapi anggun dalam moral. Aktualisasi Pancasila harus mulai digaungkan mulai dari berbagai lingkungan pendidikan. Baik itu di keluarga sebagai pendidikan informal, sekolah sebagai lembaga pendidikan formal, maupun dalam masyarakat sebagai lembaga pendidikan non formal. Semua ranah pendidikan tersebut harus melekat dengan nilai- nilai Pancasila. Dalam buku ini juga menerangkan bahwa sebagai dasar filsafat Negara, pancasila tidak hanya merupakan sumber derivasi peraturan perundang-undangan, melainkan juga merupakan sumber moralitas terutama dalam hubungannya dengan legitimasi kekuasaan,hokum,politik serta berbagai kebijakan dalam pelaksanaa dan penyelenggaraan Negara.

Baca Juga :  Proyek Multiyears Dirupat Akan Dijanjukan 2018 Mendatang

Degradasi moral dapat terjadi karena suatu bangsa kehilangan jati dirinya. Mereka tidak dapat mempertahankan apa yang menjadi identitasnya selama ini. Mereka terlalu terlena dan kurang dapat menyaring budaya yang masuk ke Indonesia. Padahal sebenarnya, bangsa ini memiliki Pancasila. Pancasila merupakan karakteristik yang kini mulai luntur kesadaran untuk menghayatinya. Mulai dari sila pertama hingga ke – lima, semuanya mencakup berbagai lini kehidupan yang dijalani manusia. Oleh karena itu, sudah seharusnyalah kita perlu meneguhkan kembali jati diri bangsa ini, Pancasila.

Salah satu penjelasan dalam buku ini yang menurut saya paling penting bagi pelajar bangsa ialah mengenai hubungan agama dan pancasila. Karena pada pembahsan dalam bab ini menerangkan mulai dari sejarah agama yang dimulai dari masa kerajaan serta awal mula masuknya agama dan dinamika agama di Negara Indonesia sehingga mahasiswa bisa memahami bahwa pancasila sebagai komitmen final berbagai bangsa yang ada, harus berfungsi sebagai payung hukum tertinggi semua agama yang ada di bumi Indonesia.

Dalam mengahadapi masalah yang begitu rumit dan komplek seperti di atas dibutuhkan pendidikan karakter yang dibangun melalui pendidikan, yang melibatkan berbagai elemen bangsa terlebih sebagai pemangku kepentingan seperti pendidikan pancasila misalnya. Dengan manajemen yang seperti ini diharapkan dapat meminimalisir dan menangkal kemungkaran yang terjadi saat ini. Pendidikan pancasila diharapkan mampu menghadirkan karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas namun juga berkarakter. Maksudnya adalah generasi muda yang tidak hanya berkompeten tatapi juga perduli terhadap kemajuan Indonesia. Pendidikan pancasila sangatlah penting bagi para generasi muda Indonesia agar dapat terbentuk karakter yang unggul dan bereakhlak mulia. Sehingga mampu bersaing, beretika, bermoral, sopan dan santun dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Karena karakter merupakan nilai – nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan, yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perhatian, dan perbuatan berdasarkan norma – norma agama, hukum, tatakrama, budaya dan adat istiadat.Sehingga tidak akan ada lagi tindak kriminal seperti kasus korupsi dan lainnya.

Baca Juga :  Polres Temukan 6 TKP Ilegal Loging Diwilayah Kampung Balak Sekitar

Adanya buku ini sangat bermanfaat bagi pelajar perguruan tinggi agar senantiasa memberikan kesadaran betapa luasnya sudut pandang tentang pancasila itu sendiri. Serta pembelajaran yang terdapat dalam buku ini adalah hasil pemikiran modern yang memberikan kesadaran bahwa paradigma pembelajaran sesungguhnya tidak lepas dari ideologi. Adanya penyempurnaan buku ini merupakan terobosan yang baik karena isi dari buku ini mengulas tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan pancasila secara modern, sehingga mahasiswa tidak merasa jenuh dalam mempelajari mata kuliah Pancasila itu sendiri. Dan juga karena kelengkapan dan menariknya pembahsan dalam buku ini, maka buku ini dapat memenuhi terselenggaranya pembelajaran aktif di perguruan tinggi sebagai bekal pada mahasiswa untuk berpikiran luas tentang pancasila.***

Opini bersumber dari buku PENDIDIKAN PANCASILA UNTUK PERGURUAN TINGGI yang disunting oleh Bapak Hayat & H.Suratman

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses