Sitename

Description your site...

Oktober 31, 2020

Luar Biasa..! PT.CSMS Menghampar Aspal Hotmix Jalan Pramuka Waktu Hujan

Luar Biasa..! PT.CSMS Menghampar Aspal Hotmix Jalan Pramuka Waktu Hujan
Foto : PT.CSMS saat menghampar aspal hotmix pada Pengerjaan Peningkatan Jalan Pramuka,Kecamatan Tebing Tinggi,Kabupaten Kepulauan Meranti,Riau,pada waktu hujan,sekira pukul 02:35 Wib,Senin (20/08/2018). Foto : zai/red/tiraipesisir.com.

loading…


SELATPANJANG-Pelaksanaan pengerjaan mega proyek aspal hotmix Peningkatan Jalan Pramuka Kota Selatpanjang,Kabupaten Kepulauan Meranti,Riau,yang dilaksanakan oleh PT.Cipta Sarana Marga Sejati (PT.CSMS),dengan nilai kontrak sebesar lebih kurang Rp 29 Miliar,melalui sumber dana APBD Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2018,pelaksanaannya sungguh sangat luar biasa..! Betapa tidak,PT.CSMS yang memiliki AMP (Asphalt Mixer Plant) di Desa Gogok,Kecamatan Tebing Tinggi Barat,saat menghampar aspal hotmix pada pengerjaan Peningkatan Jalan Pramuka itu pada waktu hujan,sekira pukul 02:35 Wib,Senin (20/08/2018).

Pantauan Media ini di lapangan,memang sungguh sangat luar biasa. Meskipun hujan turun,alat-alat berat seperti Tendem Roller,Asphalt Finiser,dan Double Drum Roller yang kelihatan sudah tua-tua itu,dan dikendalikan dengan operator-operatornya terus bekerja berjibaku dengan waktu menghampar aspal hotmix peningkatan Jalan Pramuka,semacam tidak sadar bahwa mereka bekerja saat hujan turun.

Baca Juga :  Pemkab Meranti Gelar Gerak Jalan Santai Semarakkan HUT RI Ke-74 Tahun 2019

Tentunya,pengaspalan yang dilakukan ketika kondisi jalan masih dalam keadaan basah karena hujan,akan sangat berpengaruh pada konstruksi. Dengan kata lain,hasil pengaspalan tidak akan bisa maksimal,karena daya rekat lapis aspal beton dibawahnya terlalu basah setelah diguyur hujan. Akibatnya,aspal akan mudah terkelupas dan pecah dalam waktu tidak terlalu lama,atau paling tidak setelah dilewati kendaraan bermuatan berat.

Situasi pengaspalan jalan keadaan basah inilah yang terjadi saat Media ini melakukan pemantauan di lokasi pengerjaan proyek infrastruktur jalan jalur dua,yang merupakan program Pemkab Kepulauan Meranti dalam menata keindahan jalan kota di Meranti. Entah disengaja ataupun tidak,atau kurangnya pengawasan dari instasi terkait (PPK,red) atau Konsultan Pengawas,sehingga pengaspalan jalan waktu hujan telah terjadi,berikut wawancara Media ini dengan konsultan pengawas,CV.Wira Andinugraha,Budi.

Baca Juga :  Peringati HUT Polwan Ke-72, Polres Meranti Ikuti Upacara Secara Virtual

Ditanya,kenapa dikerjakan pengaspalan diwaktu hujan gini. ”Kata Budi,tidak masalah,itu biasa, yang penting kita jaga adalah,suhu panas aspal saat penghamparan,”jawab Budi.

Kembali ditanya,berapa rentang temperatur (derajat celcius,red) suhu aspal yang dihampar. “Jawab Budi,diatas seratus,dan tidak boleh turun dari seratus,”katanya.

Ditanya lagi,apa tidak berpengaruh terhadap suhu panas aspal ketika penghamparan dilakukan pada saat hujan turun,dan berapa persisnya rentang temperatur aspal hotmix ini. “Jawabnya, tidak ada pengaruh,dan temperaturnya sekitar 125 derajat celcius dari AMP ke Mobil,ketika dihampar sekitar lebih kurang 110 dan 115 derajat celcius,”katanya seraya mengatakan,yang kita jaga dalam pengaspalan ini adalah suhu panas aspalnya. (red/zai)

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses