Sitename

Description your site...

September 24, 2020

Libur Natal Tahun Baru,KSOP Selatpanjang Tingkatkan Pengawasan di Pelabuhan

Libur Natal Tahun Baru,KSOP Selatpanjang Tingkatkan Pengawasan di Pelabuhan
TEKS FOTO : Arus Mudik Libur Natal dan Tahun Baru 2019 di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang. (Foto : utusannews.com)

loading…


MERANTI-Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Selatpanjang,Kabupaten Kepulauan Meranti,Provinsi Riau,tingkatkan pengawasan serta melakukan koordinasi dengan penyedia transportasi laut untuk menambah armada kapal guna mengantisipasi lonjakan penumpang di arus mudik libur Natal dan Tahun Baru 2019.

KSOP memprediksi jumlah penumpang pada masa libur Hari Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Ada penambahan enam kapal,empat dumai ekpress,satu batam jet,dan nagaline. Kalau hari biasa yang beroperasi 18 kapal,jadi dalam beberapa hari ini 24 kapal,” tutur Plt.Kepala KSOP Kelas V Selatpanjang,Suharto,S.Sos,Kamis (27/12/2018) kepada utusannews.com.

Baca Juga :  Sekdakab Meranti,Yulian Norwis : Keberadaan PT.Timah Bermanfaat Kembangkan Ekonomi Masyarakat Meranti

Dipelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang,terpantau ramai lancar. Petugas gabungan seperti Polisi,Dishub,Pol-PP,Syahbandar,Pelindo serta Kesehatan Pelabuhan tampak standbye di Posko terpadu.

“Puncak arus mudik libur Natal terjadi pada H-2 dan 3 atau pada Sabtu dan Minggu kemarin. Sementara puncak arus mudik libur Tahun Baru diperkirakan pada 29-30 Desember nanti,”tambahnya.

Pihak KSOP mencatat,jumlah penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang meningkat hampir 100 persen jika dibandingkan hari biasa. Biasa,per hari penumpang hanya kisaran 800-900 orang,pada Minggu (23/12) mencapai 1.900 orang.

Baca Juga :  Pemuda Selatpanjang ini diciduk Polisi di KM Jelatik, Ternyata Karena Ini

“Jika dibandingkan dengan hari sama tahun lalu,yang berangkat meningkat 14 persen,4 persen yang turun,dan menurun 6 persen penumpang atas kapal,”jelasnya lagi.

Suharto menyebutkan,pihaknya rutin menginformasikan nakhoda terkait cuaca, ketinggian gelombang,dan kecepatan angin. Informasi yang disampaikan itu berdasarkan prakiraan BMKG Pekanbaru.

“Kepada masyarakat yang akan berangkat,kita imbau jangan memaksakan diri jika kapal sudah penuh,pakai jaket pelampung. Kemudian,kepada nakhoda kapal kurangi kecepatan dan pantau prakiraan cuaca melalui BMKG,”pesan Suharto. (red)

Sumber : utusannews.com

loading…


Bagikan berita ini
Tags: , ,
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses