Sitename

Description your site...

Mei 25, 2020

Kata Bupati Irwan Dana DR 2016 Masih Ada Rp 21 Miliar Di Kasda, Kata Bambang Tidak Ada Lagi

Kata Bupati Irwan Dana DR 2016 Masih Ada Rp 21 Miliar Di Kasda, Kata Bambang Tidak Ada Lagi
Foto File : Bupati Kepulauan Meranti, Drs.H.Irwan,M.Si bersama Bambang pada Selasa (9/7/2019) lalu saat hadir di gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019). Foto : (CAKAPLAH)
Posted by:

MERANTI,TIRAIPESISIR.COM – “Dana Reboisasi (DR) sebesar Rp 31 Miliar tahun 2016 masih ada sisanya di Kasda Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2020 sebesar Rp 21 Miliar,” ujar Bupati Meranti,Irwan ketika dikonfirmasi awak media ini beberapa waktu di Selatpanjang.

Sementara secara terpisah, Kepala BPKAD Meranti, Bambang Supriyanto mengatakan, dana tersebut tidak ada lagi di Kasda Meranti. “Dana itu tidak ada lagi,” urai Bambang dengan nada sedikit ragu.

Berdasarkan Lapoan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Provinsi Riau Nomor : 3.C/LHP/XVIII.PEK/05/2016, tanggal 28 Mei 2016 lalu, BPK Perwakilan Provinsi Riau mengungkap permasalahan Saldo Kas Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti yang tidak menggambarkan sisa Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 sebesar Rp 50.328.462.495,00 dan Dana Reboisasi (DR) tahun 2016 sebesar Rp 31.236.820.238,00.

Baca Juga :  Kabag BLP Setda Meranti Janefi Meza,Tutup Pelaksanaan Bimtek Spesifikasi HPS di Hotel Grand Meranti Selatpanjang

Atas permasalahan tersebut, BPK Perwakilan Provinsi Riau ‘Merekomendasikan’ kepada Bupati Kepulauan Meranti,Drs.H.Irwan,M.Si, agar mengembalikan DAK dan DR itu ke Kasda, sehingga program DAK dan DR dapat dilaksanakan tahun berikutnya.

Dan atas rekomendasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti belum melakukan tindak lanjut. Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Reboisasi (DR) 2016 itu belum dapat dipulihkan dan hingga kini DR 2016 tahun 2016 sebesar Rp 31 Miliar itu juga tidak diketahui kemana raibnya.

Baca Juga :  Program APBN MCK Komunal Di Tanjung Padang Terkesan Asal Jadi Alias Mubazir

Sekedar informasi, meski persoalan DAK dan DR tahun 2016 sebesar Rp 63 Miliar itu belum selesai persoalannya. Namun demikian, Pemkab Meranti kelihatan semacam sudah teruji dalam laporan keuangannya, terbukti Pemkab Meranti meraih lagi predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-8 kalinya oleh BPK Perwakilan Riau yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua BPK Perwakilan Riau, Thomas Ipoeng Anjarwarsita kepada Bupati Kepulauan Meranti, Drs.H.Irwan,M.Si, Rabu (15/04/2020) melalui Teleconference, di ruang kerja Sekdakab Meranti.

Baca Juga :  Peduli Covid-19, DPC PKB Salurkan 350 Paket Untuk Masyarakat Meranti

Meski begitu, BPK RI Perwakilan Riau tetap memberikan beberapa catatan, salah satunya terkait penerapan Sistem Keuangan Berbasis Akrual. Dimana Pemkab Meranti dalam hal pencatatan masih belum sepenuhnya Akrual. Dicontohkan Ipoeng saat Pemkab Meranti menerima aset dari rekanan, sejak detik itu juga harus masuk kedalam jurnal meskipun belum dilakukan pembayaran. (Red)
Editor : Zai

loading…


Bagikan berita ini
Tags: , , , , , , , , ,
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses