Sitename

Description your site...

September 22, 2020

Kasus Narkoba Meningkat, Said Asmaruddin: Kedepan Bagaimana Kriminalitas Ini Dapat Kita Tekan

Kasus Narkoba Meningkat, Said Asmaruddin: Kedepan Bagaimana Kriminalitas Ini Dapat Kita Tekan

MERANTI, TIRAIPESISIR.COM – Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti, Said Asmaruddin mengungkapkan bagaimana menekan sehingga tingkat kriminalitas di Kabupaten Kepulauan Meranti bisa menurun.

Ungkapan itu disampaikan Said Asmaruddin saat menyampaikan sambutannya pada pemusnahan barang bukti oleh Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Rabu, (27/2/2019) di halaman Kantor.

“Tingkat kriminal yang tinggi itu rata-rata kasus narkoba dan bagaimana kita menekan angka kriminalitas ini bisa menurun. Ini tentunya upaya kita kita untuk menyelelamatkan generasi muda dari pengaruh barang haram tersebut,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Asmaruddin juga mengajak seluruh lapisan masyarakat maupun instansi terkait untuk memberantas narkoba di kota sagu.

Baca Juga :  Kamsol Akan Dilantik Jadi Sekda Definitif Kepulauan Meranti Pekan Depan

“Mari kita bergandeng tangan baik pemerintah, pihak kepolisian, kejaksaan dan seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama memberantas barang haram yang merusak generasi kita,” ajak Asmaruddin.

Ditempat yang sama, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH MH, melalui Wakapolres Meranti Kompol Irmadison menjelaskan, bagaimana kriminalitas yang ada di Meranti bisa diturunkan.

”Sesuai dengan tugas Polri kita melakukan kegiatan preventif sifatnya himbauan, sosialisasi, menyebarkan spanduk, patroli didaerah rawan. Bahkan, kita perlu dukungan dari masyarakat terkait laporan Kriminal,” katanya.

Ditambahkan Irmadison, dari sekian banyak kasus, narkoba tertinggi dan diakui pihak kepolisian terus dan gencar melakukan sosialisasi namun belum maksimal.

Baca Juga :  Sempena HUT Kepulauan Meranti Ke-11 Tahun 2019, Wabup Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Bersatu Padu Bangun Meranti

“Kalau di Meranti kasus narkoba tertinggi karena hampir setiap hari kita melakukan penangkapan,” ungkapnya.

Sementara itu, Adhtya Febricar SH  selaku Kasi Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, mengatakan pemusnahan barang bukti ini merupakan putusan dari pengadilan dan harus dimusnahkan.

Diakuinya, untuk jumlah perkara Narkotika ada 27 perkara dengan jumlah BB 9 gram, selain itu untuk perkara pencurian ada 3, Cabul 4, Penganiayaan 1, Pembunuhan 1, Penipuan dan Penggelapan 2.

”Barang Bukti yang dimusnahkan merupakan kasus dari bulan Agustus 2018 hingga Januari 2019,” katanya.

Baca Juga :  Kurangnya Pengawasan Dan Sanksi Tegas Instansi Terkait,Ajis Tetap Masukkan Buah-Buahan Dari Wilayah Batam Ke Meranti

Dijelaskan Adhtya berdasarkan data dari Pidum untuk kasus Narkotika dari Agustus 2018 hingga Januari 2019 ini kasus Narkotika meningkat.

Dari pantauan dilapangan, terlihat pemusnahan untuk BB Narkotika dilakukan dengan cara di blender, senjata tajam dengan cara dipotong dan untuk BB lainnya dilakukan dengan cara dibakar.

Tampak hadir, Asisten II Setdakab Meranti, Said Asmaruddin, Waka Polres Kompol Irmadison, Kepala Dinas Kesehatan dr Ruswita,
Kasi Barang Bukti, Adhtya Febricar, Ketua Granat Meranti, Darma Citara serta sejumlah instansi terkait lainnya.***(A04)

Editor : DhameanHs

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses