Sitename

Description your site...

September 25, 2020

Kasus Bocornya Hasil Rontgen Pasien Terduga Covid-19, Resmi Dilaporkan Ke Polresta Kupang

Kasus Bocornya Hasil Rontgen Pasien Terduga Covid-19, Resmi Dilaporkan Ke Polresta Kupang

loading…


KUPANG,TIRAIPESISIR.COM-Transaksi pencemaran nama baik lewat media sosial (Medsos) yang terjadi di Facebook yakni Grup Viktor Lerik Bebas Bicara dan Grup Watsap (WA) pada tanggal, 16 Maret 2020 dengan korban NA akhirnya resmi dilaporkan oleh keluarga korban Ronaldy Christian Rohi ke Polresta Kupang Rabu, (18/03/2020).

Laporan Polisi yang dilayangkan ke Kepolisian Resort Kupang Kota oleh keluarga korban itu didampingi langsung penasehat hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surya NTT yakni ketuanya, E. Nita Juwita, SH., MH, Pendiri sekaligus pengawas, Herry F.F Battileo, SH.,MH dan stafnya, Reno N. Junaedy Simin,SH, Mutiara Manafe,SH, serta Zet Missa, SH.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkumham NTT Tandatangani Kontrak Dengan 7 OBH

Laporan Polisi Nomor, LP/B/351/III/2020/SPKT/Resor Kupang Kota yang tercatat pada Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor,349/STTLP/III/2020/SPKT/ Resor Kupang Kota ditandatangani oleh Banit I SKPT Brigpol Enjel Makaborang.

Adapun kasus yang dilaporkan ke polisi itu berkaitan dengan bocornya hasil rontgen pasien terduga Covid-19 oleh bagian Radiologi RSUD SK. Lerik Kota Kupang yang ditandatangani Dokter Jane, Sp. Rad. Bocornya hasil Rontgen pada tanggal, 16 Maret 2020 yang sempat viral di medsos membuat korban dan keluarga korban merasa tidak nyaman.

Baca Juga :  PN Maumere Dan LBH Surya NTT Teken MoU Layanan Posbakum

Seperti dilansir media ini sebelumnya yang mendapatkan fakta keluarga korban mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surya NTT untuk mendapatkan pendampingan hukum terhadap kasus tersebut.

Atas kuasa yang diberikan keluarga korban kepada LBH Surya NTT, maka pada tanggal, 17 Maret 2020 pihak keluarga didampingi staf dari LBH Surya NTT meminta klarifikasi kepada pihak RSUD SK. Lerik Kota Kupang untuk mendapatkan kejelasan.

Pihak RSUD SK. Lerik yang saat itu diterima oleh Kepala Tata Usahannya Anderias Woli, SH berjanji akan secepatnya menginformasikan klarifikasi kasus itu karena direkturnya tidak berada ditempat.(Hry)

Baca Juga :  Harapkan Kerjasama Yang Baik, PN Oelamasi Gelar MOU Dengan LBH Surya NTT

Editor : Agus Salim.Hs

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses