Sitename

Description your site...

Februari 18, 2020

Kapolres Kepulauan Meranti,AKBP Taufiq Lukman Bersama Jajarannya Padamkan Sijago Merah di Desa Penyagun dan Desa Gemala Sari

Kapolres Kepulauan Meranti,AKBP Taufiq Lukman Bersama Jajarannya Padamkan Sijago Merah di Desa Penyagun dan Desa Gemala Sari
Teks Foto : Kapolres Kepulauan Meranti,AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat,SIK,MH bersama personil dan masyarakat saat memadamkan titik api di Desa Penyagun. Foto : Arwan/tiraipesisir.com

Meranti,tiraipesisir.com-Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat,SIK,MH bersama jajarannya bergerak cepat padamkan sijago merah di Desa Penyagon dan Gembala Sari Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti.

Berdasarkan pantauan langsung dilapangan titik api berawal dari Desa Penyagon yang terjadi di lahan gambut dengan vegetasi semak belukar.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat,SIK,MH menyampaikan bahwa dirinya bersama personil telah berjibaku untuk memadamkan sijago merah.

“Sejak pagi saya bersama anggota dan masyarakat sudah berada di lokasi kebakaran di Desa Penyagon dalam upaya melakukan pemadaman api,”ujar Kapolres saat dijumpai media, Jumat (10/01/2020).

Baca Juga :  Pasangan 'BerSERI' Kembalikan Berkas Formulir Ke Nasdem

Karhutla, kata Kapolres, merupakan tanggungjawab kita bersama. “Sejauh ini ada sekirar 7 titik api dan dalam proses pemadaman,”terangnya.

Lanjut Kapolres mengatakan, titik api terpantau pada pagi harinya melalui situs App Lancang Kuning sejumlah 7 titik api dan hingga sore hari tersisa 4 titik api.

“Kita pantau melalui App Lancang Kuning titik api berjumlah 7 titik dan hingga sore ini titik api tersisi 4 titik. Mudah-mudahan malam ini sudah bisa dipadamkan secara keseluruhan,”urainya sembari mengatakan di Desa Penyagon dan Gembala Sari sudah di dirikan Posko yang beranggotakan 15 personil Polres bersama masyarakat setempat.

Baca Juga :  Polresta Pekanbaru Gelar Press Conference,Ungkap Peredaran Narkoba Februari 2018

“Dilokasi, Desa Penyagon dan Gembala Sari, kita bersama camat sudah mendirikan Posko. Stand by 15 personil Polres bersama masyarakat setempat,”terang Kapolres lagi.

Apa Penyebab terjadinya Karhutla, kata Kapolres, akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait apa penyebab terjadinya Karhutla di dua desa tersebut,”tandas Kapolres.

Hingga malam ini melalui Situs App Lancang Kuning terpantau

bahwa wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti tidak terdeteksi titik api. (Arwan/Red)
Editor : Zai

aaaaaaaa

Bagikan berita ini
Tags: ,
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses