Sitename

Description your site...

Maret 31, 2020

Kajari Meranti Bidik Dugaan Tipikor di Dishub Meranti

Kajari Meranti Bidik Dugaan Tipikor di Dishub Meranti

Kajari Meranti Bidik Dugaan Tipikor di Dishub Meranti.

SELATPANJANG,TIRAIPESISIR.COM – Setelah mendapat atensi dari Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau terkait masih nihilnya pengusutan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Kepulauan Meranti. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti mulai unjuk taring pada awal semester kedua 2017 ini.

Hal itu terendus dugaan tindak pidana korupsi yang telah disalurkan oleh salah satu instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2015 lalu.

Terkait dugaan Tipikor itu,jauh sebelum ini sempat dibenarkan oleh Kepala Kajari Kepulauan Meranti, Swarjana SH,melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Roy Modino SH diruang kerjanya kepada riaupotenza.com,(2/8) lalu.

Baca Juga :  Selain Mancing, KP2M Juga Laksanakan Berbagai Kegitan Positif Lainnya

“Dugaan indikasi Tipikor itu,saat ini masih dalam proses penyelidikan. keterkaitan atas pekerjaan pembangunan berbentuk fisik yang  disalurkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti pada tahun 2015 lalu,” ungkapnya.

Untuk mengusut dugaan itu juga, hingga saat ini Kejari Kepulauan Meranti telah memanggil sebanyak lima belas orang saksi,” mulai dari pihak OPD nya hingga pihak rekanan atau lebih dikenal sebagai pihak ketiga yang mengerjakan proyek tersebut,”kata Roy.

Nilai pekerjaan terkait tidak kurang dari Rp 3,2 Milliar dari APBD murni 2015. Menurut Roy dugaan Tipikor tersebut akan terus ditindaklanjuti secara intensif,selagi tidak melenceng dari SOP yang telah tertuang dalam prosedur berlaku.

Baca Juga :  Satlantas Polres Meranti Sambangi MTs Negeri 1 Selatpanjang Giat Dikmas Lantas Tahun 2019

“Saat ini kami sedang berupaya melengkapi semua data yang terkait dengan dugaan tersebut,agar bisa ditingkatkan statusnya dari proses Penyelidikan,menjadi penyidikan,” ujar Roy.

Menurit Roy,tidak menolak kumungkinan terdapat lebih dari dua orang yang akan terlibat. Untuk target pengungkapan atas penetapan tersangka,pihaknya menargetkan akan rampung pada awal bulan Oktober mendatang.

‘’Tersangka belum. Sekitar Oktober mudah-mudahan sudah ada tersangkanya. Jumlah tersangkanya bisa lebih dari dua orang. Kita lihat saja nanti,” tegas dia.

Kasi Pidsus Kejari Kepulauan Meranti itu menjelaskan,bahwa dugan tersebut menjadi target dalam pengungkapan tahun 2017 ini.

Baca Juga :  Diduga Kasus Korupsi,Mantan Kades Tanjung Medang Rangsang Ditangkap Sat Reskrim Polres Meranti di Bengkalis

Dikatakannya juga,dalam pengungkapan tindak pidana korupsi pihaknya tidak bisa begitu saja menetapkan sebagai tersangka. Dia harus bisa mengumpulkan data dari dugaan yang dituduhkan kepada calon tersangka.

‘’Apalagi saat ini personel kita minim. Tetapi kita tetap berupaya mengungkap berbagai tindak pidana korupsi yang terjadi di daerah ini, dengan mengedepankan azas praduga tak bersalah,” terang Roy Modino.***
By Editor : Zainuddin
Sumber Berita : riaupotenza.com

aaaaaaaa

Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses