Sitename

Description your site...

Desember 6, 2019

Kades Penti Bantah Adanya Proyek Siluman di Desa Baran Melintang

Kades Penti Bantah Adanya Proyek Siluman di Desa Baran Melintang

MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Kepala Desa Baran Melintang Penti Kurniawan membantah atas pemberitaan yang telah terbit di salah satu media tentang adanya proyek siluman Pembangunan Tanggul di Desa Baran Melintang.

Menurut keterangan Kades, proyek pembangunan tanggul tersebut sudah dikerjakan sejak enam bulan lalu tepatnya pada Bulan Maret 2019 dan selesai Pada Bulan April 2019.

“Kalau dipikir, dikatakan proyek siluman itu proyek yang tidak selesai, tapi barang ini selesai,” terangnya, Sabtu (30/11/2019) sore.

Baca Juga :  Ramlan Abdullah,Calek Partai Hanura Dapil 4 Bersama Panwaslu Pulau Merbau Gelar Pelatihan Saksi di TPS

“Awalnya memang untuk pengerjaan ini sudah dipasang papan plang, namun karena ada oknum yang merusak papan plang makanya kita cabut. Sebab kalau dipasang lagi takutnya ada yang merusak lagi. Sebab kami di Desa Baran Melintang setiap kegiatan selalu pasang papan plang untuk keterbukaan informasi,” tambahnya.

Dikatakannya lagi, dalam pembangunan tersebut manfaatnya sangat besar, hal itu dikarenakan dengan dibangunnya tanggul tersebut banjir air pasang tidak lagi menggenangi permukiman masyarakat.

“Manfaatnya sangat besar, masyarakat sangat terbantu, sebab sebelum dibangun air pasang selalu naik dan menggenangi rumah masyarakat, bahkan tempat sekolah ikut tergenang banjir,” ungkapnya.

Baca Juga :  Akibat Kebakaran Jalan Menuju Depok Menjadi Contraflow

“Alhamdulillah setelah dibangun masyarakat sangat terbantu. Pasalnya, selain tidak lagi tergenang air, masyarakat juga bisa bercocok tanam dilahannya yang tidak lagi tergenangi air pasang masuk,” tambahnya.

Dijelaskan, proyek Jalan Pelabuhan yang berada di RT 01 RW 01 Dusun I Desa Baran Melintang tersebut menelan anggaran Rp 143.415.000 dengan lebar 3,5 meter, panjang 1 km. Bahkan menurut penti, pengerjaan tersebut dilebihkan dari RAB nya.

“Kita setiap ada kegiatan di desa selalu mengadakan musyawarah, agar setiap kegiatan di desa diketahui semua masyarakat di Desa Baran Melintang. Untuk itu, pernyataan RT yang tidak mengetahui tentang pembangunan di wilayahnya (Dusun I) itu tidak benar,” ujarnya.

Baca Juga :  Masalah Sengketa Tenaga Kerja di PT.NSP Selatpanjang,Dinas PMPTSPTK Meranti Sebagai Mediator,Diminta Sikapi Secara Serius

“Sebab saat saya tanya dengan Ketua RT setempat, beliau mengatakan lupa mengikuti rapat,” ujarnya. (B015/09)

Editor : Agus Salim.Hs

aaaaaaaa

Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses