Sitename

Description your site...

September 28, 2020

Kabag Humas Berang, Rp 100 Juta Dana Covid-19 Dinkes Meranti Dibagi-Bagi Ke Wartawan Dengan Modus ADV

Kabag Humas Berang, Rp 100 Juta Dana Covid-19 Dinkes Meranti Dibagi-Bagi Ke Wartawan Dengan Modus ADV
Ilustrasi Dana Covid-19

loading…


MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Paid Article (Tulisan yang dibayar oleh pemberi order pemuatan) baik berbentuk Advertorial (ADV) maupun Iklan, Pariwara, atau Seremonia haruslah tampil beda dari tata letak yang lazim digunakan untuk halaman-halaman bagi rubrik tulisan dan ilustrasi pemberitaan. Kata-kata seperti Advertorial atau Paid Article juga harus tercantum pada halaman rubrik tersebut untuk membedakan dari rubrik-rubrik yang lain.

Dan penerbitan Advertorial, Iklan, dan Paid Article tersebut harus melalui proses Pedoman Kerjasama Publikasi Pemerintah Kabupaten (Bupati,Red) dengan Media Massa yang dapat diakses melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) BPK-RI. Bila tidak, tentunya sudah melanggar ketentuan dan diduga sebentuk suap kepada wartawan yang berkemungkinan ada masalah dengan wartawan.

Sementara, dalam rangka pelaksanaan ketentuan pasal 9 Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 Tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, menetapkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia tentang Pedoman Pengembangan Kemitraan Media.

Dasar Hukum Peraturan menteri ini adalah : UU Nomor 40 Tahun 1999; UU Nomor 32 Tahun 2002; UU Nomor 14 Tahun 2008; PP Nomor 38 Tahun 2007; PP Nomor 41 Tahun 2007; PERPRES Nomor 47 Tahun 2009; KEPRES Nomor 84/P Tahun 2009; PERMENKOMINFO Nomor 25/P/M.KOMINFO/7/2008; PERMENKOMINFO Nomor 17/PER/M.KOMINFO/03/2009.

Baca Juga :  25 Jigo Menjadi Kata Sandi Aba-Aba Penyerangan Polisi

Dalam Peraturan Menteri ini diatur tentang Pedoman pengembangan kemitraan media dengan menetapkan batasan istilah yang digunakan dalam pengaturannya.

Salah satu prinsip pengembangan kemitraan media meliputi sinergitas, yaitu saling melengkapi antara upaya yang dilakukan Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota serta semua pihak yang terkait dengan pengembangan dan pemberdayaan kemitraan media.

Pengembangan kemitraan media bertujuan sebagai pedoman nasional bagi aparat pemerintah, aparat pemerintahan daerah provinsi, aparat pemerintahan daerah kabupaten/kota dalam meningkatkan kerjasama dan peran media radio, media televisi, media cetak, dan media komunitas dalam mendiseminasikan informasi yang implementasinya disesuiakan dengan kebutuhan dan karakteristik daerah masing-masing.

Disinyalir, dana Covid-19 melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Meranti yang dibagi-bagi kepada wartawan dengan modus ADV dan Iklan diduga melanggar aturan karena tidak ada permohonan Kerjasama Publikasi Pemerintah Kabupaten atau Dinas terkait dengan media massa, kalaupun ada diduga menggunakan tanggal mundur bekerjasama dengan oknum aparat terkait.

Baca Juga :  Pelantikan DPD GERCIN NKRI DKI, Ketum HYU : Siapkan mental yang Kuat untuk Berbangsa

Rizki, PPTK dana Covid-19 Dinkes Meranti yang coba dikonfirmasi beberapa waktu lalu melalui pesan WhatsApp mempertanyakan apa sudah cair dana covid-19 untuk dibagi-bagikan kepada wartawan, kepada redaksi Rizki mengatakan, sudah. “Sudah pak, langsung saja ke bagian humas gugus tugas pak, sama pak Fahri,” kata Rizki.

Ditanya lagi, berapa jumlah dananya, kata Rizki, 100 Juta. “Dananya sudah diserahkan oleh Kadis ke bagian humas pak semuanya, tidak ada lagi sama saya pak,” urai Rizki.

“Coba bapak koordinasikan kembali sama pak Fahri sebagai humas tim gugus tugas, karena mereka bekerjasama dengan bagian humas setda kemarin, kalau misalnya ada berita/iklan, dll punya bapak yang belum dibayar koordinasikan aja dulu sama pak Fahri,” ujar Rizki lagi sembari menampik bahwa dana tersebut bukan untuk dibagi-bagikan, tetapi ini untuk pembayaran berita-berita atau iklan/publikasi yang sudah dilaksnakan oleh tim humas gugus tugas yang bekerjasama dengan humas setda.

Baca Juga :  Perseteruan Walikota Tangerang Dengan Menkumham Semakin Memanas

Secara terpisah, Fahri, humas Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Meranti saat ditanya tentang surat permohonan kerjasama publikasi media dengan Pemkab Meranti atau Dinkes Meranti terkait kontrak kerjasama pemberitaan Covid-19, kata Fahri, itu saya kurang paham. “Itu saya kurang paham pak, makanya hal ini kita serahkan kepada bagian humas Setdakab Meranti,” kata Fahri menjelaskan.

Rudi, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Kepulauan Meranti ketika disampaikan bahwa dana covid-19 dari Dinkes Meranti sebesar Rp 100 Juta sudah diserahkan Kadis Dinkes Meranti kepada Humas, Rudi berang, dan mengancam redaksi melaporkan bila hal itu diberitakan.

“Coba beritakan, saya akan laporkan kamu, coba kamu beritakan akan saya laporkan,” kata Rudi berulang kali. (Red)
Editor : Zainuddin

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses