Sitename

Description your site...

Februari 21, 2020

Jaka Insita,SP,MSi : Saya Dipecat Tanpa Surat, “Seperti Kucing Kurap” Tak Dihargai Sedikitpun Oleh Penguasa Pemkab Meranti

Jaka Insita,SP,MSi : Saya Dipecat Tanpa Surat, “Seperti Kucing Kurap” Tak Dihargai Sedikitpun Oleh Penguasa Pemkab Meranti

MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Jaka Insita,SP.MSi mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Meranti membeberkan kepada Media terkait pemecatannya yang dinilai sangat tidak dihargai.

Senin, (13/01/2020) Kepada Media Ini, Ia menyebutkan pemecatan dirinya tidak lebih dari “kucing kurap” (lebih hina dari hewan yang sudah busuk dan kotor), ia menganggap pemecatan dirinya hingga saat ini tidak ada surat apapun dari penguasa pemkab ataupun BKD (Badan Kepegawaian Daerah).

“Saya tidak tau apa penyebabnya saya dipecat, macam kucing kurap pulak saya dibuat Pemkab Meranti ni, langsung tak dihargai,”bebernya.

Baca Juga :  Ternyata Pembunuh Wanita Dalam Mobil Dalam Mobil Di Parkiran Hotel Medis Sheraton Seorang Security

Dengan nada yang sedih, Jaka menyampaikan cara pemecatannya sangat tidak dihargai, tidak ada proses yang jelas, ia juga mengatakan untuk memberhentikan pejabat Eselon itu ada aturan, risalah, atau Notulennya.

“Saya sebenarnya sedih, saya menjabat diangkat ada aturannya, jadi untuk dipecat pun harus ada aturannyalah, notulen tak ada, risalah atau alasan saya dipecat, bukan kayak gini caranya,”jelasnya lagi.

Saat disinggung terkait adanya isu jual beli jabatan yang terjadi di Pemerintah Meranti adalah salah satu penyebab dirinya tergeser, dengan wajah senyum ia menjawab tidak pernah tersentuh mengenai itu, dan Jaka mengatakan pernah mendengar hal itu (dari teman-teman tentang harga jabatan dinilai dari nominal uang.red.), tapi untuk ia pribadi tidak pernah ke arah itu.

Baca Juga :  Hari Batik Nasional 2019, Presiden Jokowi : Jadikan Batik Duta Budaya Indonesia

“Kalau masalah ada jual beli jabatan saya tidak tau ya, tapi pernah saya dengar dari kawan-kawan, benar atau tidaknya saya tidak tau, yang jelas saya mau minta penjelasan kenapa saya dipecat tanpa alasan yang jelas, bahkan lebih berharga lagi honorer dari pada kami pejabat eselon 11,”tegasnya.

“Ya…Saya pernah dimarah-marahi kemaren sama pak Wakil Bupati,H.Said Hasyim, terkait pekerjaan penanaman bibit Ubi Gajah di desa Kundur, setelah itu saya dipecat, padahal semuanya kerjaan itu sesuai dengan mekanismenya dan tidak ada menyalahi aturan,”pungkasnya.(Edi/A03/09)

Baca Juga :  Datuk Seri Muzamil Baharudin : LAM Akan Lahirkan Masyarakat Madani

Editor : Edi Saputra

aaaaaaaa

Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses