Sitename

Description your site...

Oktober 28, 2020

Investasi Bidang Aspal Hotmix di Meranti,PT.CSMS Diduga Zolimi Rakyat Meranti

Investasi Bidang Aspal Hotmix di Meranti,PT.CSMS Diduga Zolimi Rakyat Meranti
TEKS FOTO : PT.CSMS saat menghampar aspal hotmix pada waktu hujan turun ketika mengerjakan pengaspalan Peningkatan Jalan Pramuka Selatpanjang Kota. (Baca Juga Berita : 21/08/2018)

loading…


SELATPANJANG-Perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi aspal hotmix (AMP,red), investasi di Kota Sagu Kabupaten Kepulauan Meranti yakni PT.Cipta Sarana Marga Sejati (PT.CSMS). Hal ini,perlu menjadi perhatian yang serius bagi penguasa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti,karena disinyalir menzolimi rakyat Meranti. Betapa tidak, kerjaannya asal jadi saja,menghampar aspal saat hujan turun. Pertanyaannya,gimana kualitas jalan yang dihotmix kalau mutu dan kualitasnya tidak ada,tentu yang dirugikan adalah rakyat Meranti yang menerima manfaat dari program pembangunan nasional itu,sementara natabene nya adalah uang rakyat Meranti. “Dan itu,merupakan penzoliman PT.CSMS kepada rakyat Meranti karena kerjanya tidak bermutu dan berkualitas”.

PT.CSMS berinvestasi di Meranti,tapi menzolimi rakyat Meranti,uang APBD Meranti itu notabene nya uang rakyat Meranti,namun kelihatan jelas-jelas PT.CSMS zolimi rakyat Meranti seperti yang terlihat pada saat pelaksanaan pengerjaan mega proyek (Rp 29 Miliar,red) pembangunan infrastruktur Peningkatan Jalan Pramuka Selatpanjang Kota,yang merupakan satu-satunya program Pemkab Meranti membangun jalan jalur dua dalam menata jalan kota selatpanjang agar kelihatan indah,dan nantinya dapat dimanfaatkan rakyat Meranti untuk bertemasa,santai-santai di jalan yang belum pernah ada di Kabupaten Bungsu di Riau ini.

Baca Juga :  Wakil Bupati Meranti Buka MTQ Ke-XI Tingkat Kabupaten Tahun 2019

Tapi sayangnya,pengerjaan yang dilaksanakan oleh PT.CSMS pemilik AMP di Desa Gogok, Kecamatan Tebing Tinggi Barat ini terkesan semacam asal jadi saja. Selain sudah perpanjangan waktu masa pelaksanaannya,menghampar aspal hotmix juga dilaksanakan pada saat turun hujan,berkemungkinan disebabkan mengejar waktu,karena perpanjangan waktunya tidak sesuai dengan volume bobot progresnya,sebagaimana berita yang dilansir di Media ini,tanggal 21 Agustus 2018 lalu,dengan judul Luar Biasa..! PT.CSMS Menghampar Aspal Hotmix Jalan Pramuka Waktu Hujan.

Menurut konsultan pengawasnya,itu tidak menjadi masalah (Baca berita di kolom Kepulauan Meranti dengan Judul,Luar Biasa..! PT.CSMS Menghampar Aspal Hotmix Jalan Pramuka Waktu Hujan,tanggal 21 Agustus 2018).

Baca Juga :  Cegah Karhutla, Babinsa Laksanakan Patroli Bersama Perangkat Desa

Tentunya,tidak rasional,kalau hal itu tidak menjadi masalah,penghamparan aspal motmix dikala hujan turun,tanah pondasi bawah menjadi basah dan juga tentunya,suhu temperatur aspal menjadi menurun. Kesannya memang,dibodoh-bodohilah rakyat Meranti ini.

Padahal,rakyat Meranti sudah tau dan melihat bahwa,ketahanan jalan aspal hotmix yang dilaksanakan oleh PT.CSMS di Kabupaten Meranti tidak ada mutu dan kualitas,banyak aspal jalan-jalan yang sudah hancur,berlobang-lobang,dan berbendol-bendol disebabkan alat-alat beratnya sudah tua-tua dan tidak layak pakai lagi.

Parahnya lagi,menghampar aspal disaat hujan turun tidak menjadi masalah menurut konsultan pengawasnya. Diduga,konsultan pengawasnya atau supervisor lapangannya berkolusi dengan PT.CSMS,dan juga lemahnya pengawasan dari pihak dinas terkait yakni PPK nya,Sabri,ST.

Baca Juga :  Wabup Hadiri Seminar Motivasi Antar Pelajar Se-Kecamatan Tebing Tinggi, Harap Generasi Muda Meranti Lebih Kreatif dan Berani

Secara terpisah,Antoni dari pihak management PT.CSMS yang coba dikonfimasi malah melempar bola ke Dinas PUPR Meranti.

“Alangkah bijaknya Bapak,konfirmasi ke PU dulu,”kata Antoni singkat. (zai/red)

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses