Sitename

Description your site...

April 1, 2020

Ini Baru Sidak Pansus LKPJ,Temukan Obat TA 2015 Dan 2016 Nonggok di Gudang Farmasi Dinkes Labuhanbatu,Ini Ceritanya

Ini Baru Sidak Pansus LKPJ,Temukan Obat TA 2015 Dan 2016 Nonggok di Gudang Farmasi Dinkes Labuhanbatu,Ini Ceritanya
Anggota Pansus LKPJ Akhyar Simbolon dan Mara Munthe Saat Memeriksa Timbunan Obat - Obatan Tahun 2015 - 2017 Di Gudang Farmasi Dinkes Labuhanbatu. (Foto : Okta)

LABUHANBATU,TIRAIPESISIR.COM-Diperkirakan senilai Miliaran Rupiah dari berbagai Merk maupun Jenis Obat-Obatan ditemukan masih Nonggok di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Labuhanbatu. Selain Obat-Obatan sisa Tahun Anggaran (TA) 2017 lalu,ironisnya,Obat – Obatan sisa TA 2015 dan 2016 juga masih terlihat Opname di Gudang Farmasi tersebut.

Parahnya lagi,Obat-Obatan yang akan Habis Masa Berlakunya atau Ekspayed pada Bulan Oktober Tahun ini juga turut mewarnai tumpukan Obat di Gedung Farmasi yang satu ini. Diduga,Obat-Obatan tersebut sengaja tidak disalurkan dan menjadi penyebab kosong atau langkanya Obat di Puskesmas maupun Pustu yang tersebar di Kabupaten Labuhanbatu.

Sidak Anggota Pansus LKPJ Bupati Labuhanbatu TA 2017 yang menemukan hal tersebut,Selasa (11/4/2018) Sore,Terkejut dan Geleng Kepala,bahkan marah besar. Dan akan membentuk Pansus terkait Pengalokasian Obat-Obatan yang diduga menyimpang dari ketentuan. Pasalnya, banyak keluhan dari Puskesmas maupun Pustu yang diterima para Anggota Dewan Legislatif tersebut,menyatakan selalu kekurangan Obat. Padahal,timbunan Obat di Gudang Farmasi Dinkes Labuhanbatu masih membubung.

Timbunan Obat-Obatan Dari Tahun 2015 hingga 2017 Yang Tidak Disalurkan Dinkes Labuhanbatu. (Foto : Okta)

Pantauan Wartawan pada Sidak tersebut menemukan,salah satu Anggota Pansus LKPJ,Parsono yang juga merupakan Ketua Fraksi PDIP mengatakan,bahwa Kinerja Dinkes Labuhanbatu tidak beres. Ia juga mengatakan,bahwa pada Pandangan Akhir Fraksi untuk LKPJ Bupati Labuhanbatu TA 2017,agar meminta kepada Bupati untuk mengganti Kadis Kesehatan.

Baca Juga :  Plt.Bupati Menghadiri Acara Halal Bihalal Yang Dilaksanakan PD-MUI Labuhanbatu

“Itu Pustu kalau tidak digunakan,bakar aja. Apa itu Kapus Kerjanya,”sebut Parsono dengan nada geram.

“Kita Fraksi,wajib pada Pandangan Akhir agar mengganti Kadis Kesehatan,”sebut Parsono disambut dengan ucapan serupa oleh Anggota Pansus LKPJ lainnya.

“Kita selesaikan dulu ini,diluar ini kita bentuk Pansus dan memanggil semua Kapus serta Kepala Puskesmas,terkait Distribusi Obat-Obatan,”sebut Akhyar Simbolon.

Menjawab pertanyaan Anggota Pansus terkait masih banyaknya obat yang tidak tersalurkan dari TA 2015 hingga 2017,Dr.Nuraini,Aparat Dinkes Labuhanbatu mengatakan,bahwa pihaknya mendistribusikan Obat tersebut sesuai dengan Pesanan Pustu dan Puskesmas.

Baca Juga :  Anggaran Lelang Jabatan Tinggi Pratama di Labuhanbatu 2018 Dipertanyakan

“Nah,begini Pak,Kita kasi Obat berdasarkan Laporan Permintaan Puskesmas. Jika Puskesmas tidak minta,Kita tidak kasi. Jadi kalau masih ada stok Kita,ya Kita simpan di sini. Tahun ini mereka minta,Kita kasi Tahun ini. Tergantung permintaan Puskesmas. Obat yang masih ada stoknya,tidak Kita kasi Tahun ini,”sebut Dr.Nuraini.

Informasi yang dihimpun Wartawan,sidak Anggota DPRD Labuhanbatu yang tergabung dalam Badan Pansus LKPJ Bupati Labuhanbatu TA 2017 ini dilaksanakan,sehubungan banyaknya dugaan miring terkait Alokasi Dana Kesehatan dan Obat-Obatan di Dinkes Labuhanbatu. Salah satunya,Dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Biaya Operasional Kesehatan (BOK) yang santer diberitakan oleh beberapa Media Surat Kabar maupun Online.

Baca Juga :  Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK MH Pimpin Sertijab Dua Kabag dan DUA KAPOLSEK

Dalam LKPJ Bupati Labuhanbatu TA 2017,Dinkes Labuhanbatu menyampaikan Laporan,bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lain-Lain yang diperoleh dari Dinkes Labuhanbatu diperkirakan senilai Rp 16.972.49.206 tidak terealisasi. Dari Target 91.321.740.900,hanya terealisasi sebesar Rp. 74.349.491.794 atau sekitar 81,41%.

Adapun Anggota DPRD dari Badan Pansus LKPJ yang melaksanakan sidak antara lain,Ketua Badan Pansus LKPJ,Dahlan Bukhari yang juga merupakan Ketua DPRD Labuhanbatu,Ilham Pohan,Akhyar Simbolon,Rohaya,David Siregar,Parsono yang juga merupakan Ketua Fraksi PDIP, Mara Munte,Rahman Haiky Hasibuan,Muniruddin,Irham Nasution, Emma Pasaribu dan Suriana. (Okta)

aaaaaaaa

Bagikan berita ini
Tags: , , ,
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses