Sitename

Description your site...

Juli 2, 2020

Indonesia Memerintahkan Lebih Banyak Tes Coronavirus Ketika Kematian Meningkat

Indonesia Memerintahkan Lebih Banyak Tes Coronavirus Ketika Kematian Meningkat
FOTO FILE : Wanita mengenakan masker wajah melewati vendor di trotoar jalan utama setelah jam kantor, di tengah penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19) di Jakarta, Indonesia 17 Maret 2020. REUTERS / Redaksi/tiraipesisir.com

JAKARTA,TIRAIPESISIR.COM (Reuters)-Dikutip dari Reutres dihadapkan dengan meningkatnya jumlah kematian akibat virus corona dan lompatan besar dalam infeksi,Ppresiden Indonesia pada hari Kamis menyerukan agar pengujian segera ditingkatkan di negara terpadat keempat di dunia.

Kurang dari tiga minggu sejak negara berpenduduk lebih dari 260 juta orang ini mengumumkan kasus virusnya yang pertama, jumlah kematiannya mencapai 25 – lebih tinggi daripada di negara Asia Tenggara lainnya.

Jumlah infeksi di Indonesia melonjak 82 menjadi 309, yang bersama-sama dengan peningkatan harian 110 di Malaysia dan 60 di Thailand mengirim jumlah infeksi yang dilaporkan di seluruh Asia Tenggara ke lebih dari 2.200 – naik lebih dari 15% dalam satu hari.

Baca Juga :  Kapolsek Ciledug Kompol Supiyanto,SH,Pimpin Apel May Day APP Protab Pengamanan Ciledug 1

“Saya meminta agar jumlah alat uji dan jumlah pusat tes ditingkatkan dan kami melibatkan lebih banyak rumah sakit,” kata Presiden Joko Widodo.

Istana kepresidenan mengatakan dia dan istrinya telah dites negatif COVID-19.

Indonesia telah menghadapi kritik dari para pekerja medis karena permulaan yang lambat untuk pengujian yang mungkin lebih cepat mengungkapkan skala masalah di sebuah kepulauan yang memiliki jarak yang lebih luas daripada benua Amerika Serikat.

Kepala Palang Merah Indonesia mengatakan kepada Reuters bahwa jumlah infeksi kemungkinan jauh lebih tinggi dari yang dilaporkan.

Baca Juga :  Mobil Rombongan Wartawan Saat Liput Kampanye PDIP Kecelakaan Di Tol Cikampek KM 13

“Jika tesnya rendah, maka kasusnya rendah,” kata Jusuf Kalla, mantan wakil presiden.

Indonesia baru melakukan 1.592 tes pada hari Kamis – hanya beberapa ratus lebih banyak dari Kamboja meskipun memiliki lebih dari 16 kali lebih banyak orang dan jauh lebih kaya.

Korea Selatan, yang telah dipuji untuk pengujian yang telah membantu menghentikan penyebarannya, telah melakukan rata-rata lebih banyak tes setiap dua jam dari total yang telah dilakukan Indonesia. Telah melakukan lebih dari 290.000 tes. (Zai)
Editor : Zai

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses