Sitename

Description your site...

September 23, 2020

Hery Saputra SH Ikuti Tes Swab, Untuk Syarat Pencalonan Pilkada 2020

Hery Saputra SH Ikuti Tes Swab, Untuk Syarat Pencalonan Pilkada 2020

PEKANBARU,TIRAIPESISIR.COM-Bakal Calon Bupati Hery Saputra SH. yang saat ini masih menjabat sebagai Kabag kesra, menjalani pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction), atau biasa disebut dengan tes swab di Awal Bros Pekanbaru, (30/08/2020) Minggu.

Uji Swab ini merupakan salah satu tahapan untuk persiapan Pencalonan dirinya sebagai Bakal Calon Bupati pada Pilkada Kabupaten kepulauan Meranti tahun 2020.

“Alhamdulillah melakukan swab sebagai salah satu kewajiban bakal calon bupati sebelum melakukan pendaftaran di KPU,”ucap Hery Saputra SH Calon Bupati Meranti.

Dihubungi terpisah Komisioner KPU Bidang Parmas dan SDM Kabupaten kepulauan Meranti, Hanafi S Sos, mengungkapkan bahwa Tes Swab memang merupakan kewajiban bagi seluruh Bakal Calon sebelum mengikuti Tes kesehatan.

Baca Juga :  Ir.Ganda Mora,M.Si : Pelaksanaan Proyek Jalan Pramuka Selatpanjang Rp 29,6 Miliar,Lembaga IPSPK3-RI Akan Laporkan ke Kejati Riau

” Tes Swab ini untuk memastikan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati tidak terinfeksi Virus Covid 19 sebelum memasuki tahapan pemeriksaan kesehatan, saat memasuki Tahapan Pencalonan Pilkada 2020, sebelum pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani, bakan calon wajib mengikuti tes swab untuk mendeteksi Covid-19″ Ungkap Hanafi

Saat ini, tes swab merupakan rangkaian tes kesehatan yang harus dilewati bakal calon sebelum nantinya ditetapkan sebagai peserta pilkada

Tes swab itu merupakan rangkaian tes kesehatan yang harus dilewati bakal calon sebelum nantinya ditetapkan sebagai peserta pilkada. Hal itu diungkapkan Komisioner KPU Bidang Parmas dan SDM, Hanafi S Sos, Minggu (30/8/2020).

Baca Juga :  Hakim Anggota Berhalangan,Sidang Dua Ahli Pidana Terdakwa Kriminalisasi Pers di PN Pekanbaru Ditunda Lagi Dua Pekan

Dia menjelaskan tes PCR sebagai tindak lanjut dari saran Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tentang panduan teknis, penilaian kemampuan rohani dan jasmani bacalonkada pada pemilihan serentak tahun 2020.

“Adapun rumah sakit atau fasilitas kesehatan tempat pemeriksaan penilaian ditetapkan KPUD atas rekomendasi IDI wilayah dan hanya satu rumah sakit yang ditunjuk sebagai sarana utama pemeriksaan,” ujarnya.

Hanafi juga menjelaskan, bila hasil tes swab bakal calon itu ternyata ada yang positif Covid-19 kemungkinan waktu pendaftarannya akan ditunda. Karena bakal calon tersebut harus melakukan isolasi mandiri hingga hasil tes selanjutnya menunjukkan hasil negatif.

Baca Juga :  Batas Malaysia Semakin Mendekat ke Dumai,Gubernur Riau Sebut Tanggung Jawab Angkatan Laut Sangat Berat

Untuk diketahui bahwa Pemeriksaan Kesehatan sesuai dengan Tahapan Pilkada 2020 akan dilakukan oleh KPU pada tanggal 04-11 September 2020. Dalam hal ini KPU akan bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), BNN dan Himpunan Psikologi Indonesia.(Rls)

Editor : Agus Salim Hs

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses