Sitename

Description your site...

Oktober 30, 2020

Gila,Jabatan ASN “Cucuk Cabut” di Pemkab Labuhanbatu

Gila,Jabatan ASN “Cucuk Cabut” di Pemkab Labuhanbatu
Foto : Sekdakab Labuhanbatu,Ahmad Muflih saat melakukan pelantikan. Foto : zainul/tiraipesisir.com

loading…


LABUHANBATU,TIRAIPESISIR.COM-Pelantikan demi pelantikan Eselon terus berlanjut di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu yang diluar kebiasaan bahkan memecahkan record sejak kabupaten ini berdiri. Pelantikan itu ada yang berulang kali dilakukan kepada ASN yang sebelumnya dilantik dan belum bekerja. Ada juga yang masih hitungan hari dilantik kini di lantik lagi. Sehingga kesannya “Cucuk Cabut”.

Demikian dituturkan, Abdul Fatah Nasution Ketua Forum Pemerhati Pembangunan Labuhanbatu (FPPL) dan Binsar Hutagalung Ketua Investigasi Masyarakat Pemerhati Pelaku Korupsi,Kolusi Dan Nipotisme Sumatera Utara (MP2KN). Kedua aktivis peduli Labuhanbatu itu mempertanyakan peran Baperjakat yang diketuai oleh Sekretaris Daerah terkait karier dan prestasi seorang ASN dalam mempromosikan jabatan seorang abdi negara.

Sepengetahuan dari beliau, kata Fattah, bahwa pemberian promosi jabatan memang sudah sesuai penilaian sudah diberikan oleh Baperjakat, namun yang terjadi saat ini perlu klarifikasi secara terbuka dari Sekretaris Daerah. “Mengapa pelantikan Pejabat Cucuk Cabut,”ujarnya.

Baca Juga :  Pangonal Harahap : Kalau Santunan Anak Yatim Tidak Sampai, Jangan Salahkan Bupati

“Gila,masak pelantikan bisa berulang-ulang padahal kerja aja belum. Sekda harus memberikan penjelasan kepada masyarakat, mengingat god govermend yang dicanangkan pemerintah pusat,”tegas Fattah lagi.

Hal yang sama juga di katakan Binsar Hutagalung bahwa kebijakan Bupati tentang pelantikan pejabat dinilai kurang tepat dan membuat trend negativif serta rasa was-was dikarena adanya ASN yang baru dilantik dan di pindahkan lagi. Artinya, baru memulai mau bekerja terus dipindah sehingga rasa trauma itu membuat ketidaknyamanan saat bekerja.

“Dalam hitungan hari seorang pejabat dilantik berulang kali, bahkan ada yang sampai empat kali, sedang pelantikan itu tetap dalam eselon yang sama hanya berbeda instansi,”papar Binsar penuh tanda tanya.

Baca Juga :  KTU BPN Labuhanbatu,Daud Wijaya Sitorus : Kita Targetkan PTSL 35.351 Bidang Tahun 2018 di Labuhanbatu Raya Tuntas

Hasil investigasi Binsar, bahwa ada salah seorang Kepala Bidang, baru dilantik bulan November lalu dan hari ini di lantik lagi, katanya, menceritakan kondisi yang terjadi. Kepala Bidang (Kabid) tersebut hanya melaksanakan kegiatan agar anggaran yang ada tersalurkan sehingga tidak menjadi Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Angggaran) Tahun berikut.

“Kabid itu dilantik hanya untuk menyelamatkan anggaran agar tidak menjadi Silpa dan sudah itu Kabid dipindahkan lagi,”urai Binsar heran.

Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Ahmad Muflih,SH,MAP usai acara pelantikan saat dikonfirmasi mengenai adanya kesan “Cucuk Cabut” para pejabat yang dilantik mengatakan, bahwa masalah siapa yang dilantik dan ada pejabat yang dilantik berulang-ulang itu kebijakan BKPP.

“Itu kebijakan BKPP dan saya ngak tau hanya mengeksekusi acara pelantikan,kata Ahmad Muflih jujur.

Baca Juga :  Kadisprindag Labuhanbatu,Patindoan Situmorang SE : Permasalahan‘Lapak Jualan Pasar Gelugur’ Penyakit Lama Kadis Pasar dan Kebersihan

Ketika ditanya, mengenai kewenangan Sekda selaku Ketua Tim Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan Dan Kepangkatan) apakah dilibatkan dalam penunjukan ASN yang menduduki jabatan yang baru diberikan setelah pelantikan ini.

Muflih menjelaskan, masalah acara pelantikan ia hanya memimpin, sedangkan pejabat yang dilantik ia tidak terlibat dan tidak ikut menentukannya.

“Saya tidak ikut menunjuk pejabat yang dilantik, tanya sama pak Kabanlah, dianya yang tahu,” terang Muflih menegaskan.

Kepala BKD Labuhanbatu, Zainuddin Siregar saat ingin dikonfimasi tentang kegiatan pelantikan yang diduga tidak melibatkan Baperjakat belum bisa ditemui bahkan ditunggu di kantornya sampai pukul 16.00 Wib tidak juga masuk kembali setelah jam istirashat usai, bahkan hingga berita ini diterbitkan Zainuddin Siregar belum dapat dikonfirmasi. (Zainul)
Editor : Agus Salim.Hs

loading…


Bagikan berita ini
Tags: , , , , , ,
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses