Sitename

Description your site...

Oktober 23, 2020

Fotret dan Profil Desa Wonosari : Kabid Pemdes BPM-DK Bengkalis,Wahyuddin Bersama Pemred TiraiPesisir.Com

Fotret dan Profil Desa Wonosari : Kabid Pemdes BPM-DK Bengkalis,Wahyuddin Bersama Pemred TiraiPesisir.Com

loading…


Bengkalis,TiraiPesisir.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes),Wahyuddin di ruang kerjanya,Rabu (09/11/2016) saat berbincang-bincang dengan Pimpinan Redaksi TiraiPesisir.Com,Zainuddin.Hs,S.Ag terkait membicarakan tentang Fotret dan Profil Desa se-Kabupaten Bengkalis yang akan tayang setiap saat di Portal Media Online TiraiPesisir.Com yang merupakan salah satu katagori dan program pintu gerbang informasi melalui aplikasi media online tiraipesisir.com. Intinya,bila publik ingin mengetahui informasi tentang desa se-Kabupaten Bengkalis baca media online tiraipesisir.com.

Kepala Badan (Kaban) BPMDK Kabupaten Bengkalis,Drs.H.Ismali,MP melalui Kabid Pemdes,Wahyuddin kepada Pemred TiraiPesisir.Com, Zainuddin.Hs,S.Ag menyampaikan apresiasinya dan penilaian yang positif terhadap katagori dan program Portal Media Online TiraiPesisir.Com tentang penayangan fotret dan profil desa se-Kabupaten Bengkalis. “Kami dari jajaran BPMDK Kabupaten Bengkalis sangat apresiasi dan memberikan dukungan positif tentang program media online tiraipesisir.com,dengan adanya tayangan fotret dan profil desa itu masyarakat dan pemerintah dapat mengakses informasi desa se-Kabupaten Bengkalis melalui aplikasi media online tiraipesisir.com,” ujar Wahyuddin optimis.

Dalam perbincangan itu Wahyuddin juga menyampaikan,jumlah desa se-Kabupaten Bengkalis sejumlah 136 desa dan 19 kelurahan, sedangkan besaran alokasi dana ADD melalui APBD Bengkalis masing-masing desa sifatnya berpariasi menurut jumlah penduduk sekitar sebesar Rp 1,4 Miliar hingga Rp 3 Miliar per-tahun,dan dana tersebut langsung ditransfer ke rekening desa melalui Bendahara Umum Daerah (BUD) Setda Kabupaten Bengkalis. “Dalam pelaksanaan dana ADD tersebut BPMDK Bengkalis hanya sebagai regulasi dan fasilitator,tidak lebih dari itu,”papar Wahyuddin menjelaskan.

Lebih lanjut Wahyuddin memaparkan,pendistribusian dana ADD melalui ABPD Bengkalis merujuk kepada Permendagri Nomor 113 tahun 2014 dan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 24 tahun 2015. Sementara untuk pelaksanaannya 30 persen untuk operasional desa,honor kaur desa dan honor kepala desa,sedangkan 70 persen untuk pemberdayaan dan pembangunan infrastruktur desa. “Pencairan dana ADD langsung dari BUD,dan tugas BPMDK hanya menyeleksi persyaratan pengajuan pencairan dana ADD ke BUD,sedangkan pemeriksaan SPj adalah Inspektorat berdasarkan rekomendasi Camat,karena fungsi Camat sebagai pengontrol dalam pelaksanaan dana ADD tersebut,”terang Wahyuddin

Baca Juga :  Hingga Agustus, Rp130 Triliun Dana Asing Masuk ke Indonesia

Kabupaten Bengkalis :

Kabupaten Bengkalis adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Riau, Indonesia. Wilayahnya mencakup daratan bagian timur pulau Sumatera dan wilayah kepulauan, dengan luas adalah 7.793,93 km². Ibukota kabupaten ini berada di Bengkalis tepatnya berada di Pulau Bengkalis yang terpisah dari Pulau Sumatera. Pulau Bengkalis sendiri berada tepat di muara sungai Siak, sehingga dikatakan bahwa pulau Bengkalis adalah delta sungai Siak. Kota terbesar di kabupaten ini adalah kota Duri di kecamatan Mandau. Penghasilan terbesar Kabupaten Bengkalis adalah minyak bumi yang menjadi sumber terbesar APBD-nya bersama dengan gas. Kabupaten Bengkalis mempunyai letak yang sangat strategis, karena dilalui oleh jalur perkapalan internasional menuju ke Selat Malaka. Bengkalis juga termasuk dalam salah satu program Indonesia Malaysia Singapore Growth Triangle (IMS-GT) dan Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

PMPD Bengkalis :

Resnstra BPMPD Bengkalis  Tahun 2016 – 2021 ini disusun dengan maksud adalah sebagai berikut :

  1. Penyusunan Rencana Strategis Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Bengkalis Tahun 2016 – 2021 dimaksudkan sebagai instrument perencanaan yang memberikan gambaran mengenai kebijakan program dan kegiatan prioritas yang menjadi acuan pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa,yang dilaksanakan secara koordinatif dan terpadu.

Tujuan dari Penyusunan Renstra BPMPD Bengkalis Tahun 2016 – 2021 adalah :

  1. Rencana Strategis Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan DesaTahun 2016 – 2021 bertujuan memantapkan terlaksananya kegiatan prioritas sesuai dengan visi, misi, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa dalam kerangka pelaksanaan kebijakan strategis Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis.

SEJARAH TERBENTUKNYA PEMERINTAHAN DESA WONOSARI, KECAMATAN BENGKALIS, KABUPATEN BENGKALIS,PROVINSI RIAU 

Prasejarah Oleh :

  1. Mbah  Muh Maksum Jeruksari  (beliau mulai menjadi staf kaum  dari tahun 1945 sampai tahun 2008)
  2.  Bapak Sutoyo
Baca Juga :  Kosmetik Ilegal Seharga Milyaran,Di Amankan Satpol Air Polres Bengkalis

Dalam sejarah Mbah Muh Maksum  mengatakan bahwa,Desa Wonosari dibentuk sekitar tahun 1912 dengan ditunjuknya  Mbah KARTO SENTONO sebagai Lurah Desa dan Cariknya Mbah HARSO DIYONO  dengan Bayan  Mbah KARIYO. Sayangnya, tidak semua ingat nama  perabot desanya, namun kami penulis masih menelusuri jabatan lurah dengan perangkatnya tersebut di atas dengan surat kekancingan dari siapa. Dari keraton atau dari hindia belanda belum jelas.

Pada masa itu desa Wonosari terdiri 5 (lima) padusunan yang dipimpin oleh PRABOT yakni,Prabot Bajangan,Prabot Gadungmlaten,Prabot Branang,Prabot Awar-awar  dan Prabot jeruk,Dengan pembantu dusun yakni  Kulon pasar dan Kakiman,ini dilihat dari kegiatan Rasul dimana pada waktu itu yang membawa gunungan ada 5 pedusunan. Dan menurut beliau Kegiatan Rasul sudah bertahun tahun sebelum dilkasanakannya pemerintahan desa wonosari (sejarah rasulan dimulai sejak dibukanya wilyah Wonosari/babad alas nongko doyong juga berhubungan dengan berdirinya ibukota/pusat pemerintahan   Gunung kidul yang baru )

Di masa itu belum terdapat Balai Desa,pelaksanaan pemerintahan di laksanakan di rumah Lurah Desa dengan jadwal kumpul yang di atur, sebulan sekali atau selapan sekali diadakan pisowanan di rumah Lurah

Mbah Lurah  Karto sentono  menjadi Lurah Desa Wonosari pertama  kurang lebih selama 12 tahun atau sampai dengan kurang lebih tahun 1923 dan diganti  WONODIKROMO.

Proses penunjukan,pergantian,dan cerita tidak banyak diketahui/ diingat. hanya masa pemerintahan mbah Lurah Wonodikromo kurang lebih  10 Tahun atau sekitar tahun 1933,kemudian diganti mbah Lurah PAWIRODRONO  yang masa jabatannya kurang lebih 1 tahun atau sekitar tahun 1934 itu juga ndak diingat/diketahui . Ceritanya,setelah itu Lurah Desa dijabat oleh Mbah DIPOWIRYO sampai dengan  sekitar tahun 1941.

Carik di masa  mbah dipowiryo dijabat  oleh mbah SASTROSUKARIYO, yang selanjutnya ditunjuk jadi Lurah Desa  kurang lebih 4 tahun atau sekitar tahun 1945. Semenjak tahun 1945 ini Desa wonosari telah melaksanakan pemilihan kepala desa dengan istilah yang dikenal sodonan(lidi). Pada masa dahulu warga sangat jujur,ini dimana dilaksanakan  pemilihan dengan memilih  calon kepala desa dengan gambar hasil panen seperti jagung,ketela,pisang  dengan cara memasukkan sodo ke dalam kotak  yang bergambar  tersebut diatas.

Baca Juga :  Disdik Meranti Laksanakan Pelatihan 12 Kepsek Sekolah Dasar se-Kepulauan Meranti

Pada masa pemilihan ini dimenangkan  oleh Mbah BEJORAHARJO. Pada masa ini Carik dijabat oleh Cipto Sudiyono,jagaboyo/keamanan dijabat oleh Karso Wadiman. Sosial dijabat Sastro Diwiryo,Kemakmuran dijabat Mbah Pujo Sudarmo,Kaum dijabat Tomo Wiyono (staf /Pembantu Muh Maksum) dan pada masa jabatan  Mbah Lurah Bejo raharjo ini telah dibangun Balai desa Wonosari.

Sunber Berita : TiraiPesisir.Com

BPMDK,TiraiPesisir.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes),Wahyuddin di ruang kerjanya,Rabu (09/11/2016) saat berbincang-bincang dengan Pimpinan Redaksi TiraiPesisir.Com,Zainuddin.Hs,S.Ag terkait membicarakan tentang Fotret dan Profil Desa se-Kabupaten Bengkalis yang akan tayang setiap saat di Portal Media Online TiraiPesisir.Com yang merupakan salah satu katagori dan program pintu gerbang informasi melalui aplikasi media online tiraipesisir.com. Intinya,bila publik ingin mengetahui informasi tentang desa se-Kabupaten Bengkalis baca media online tiraipesisir.com.

Kepala Badan (Kaban) BPMDK Kabupaten Bengkalis,Drs.H.Ismali,MP melalui Kabid Pemdes,Wahyuddin kepada Pemred TiraiPesisir.Com, Zainuddin.Hs,S.Ag menyampaikan apresiasinya dan penilaian yang positif terhadap katagori dan program Portal Media Online TiraiPesisir.Com tentang penayangan fotret dan profil desa se-Kabupaten Bengkalis. “Kami dari jajaran BPMDK Kabupaten Bengkalis sangat apresiasi dan memberikan dukungan positif tentang program media online tiraipesisir.com,dengan adanya tayangan fotret dan profil desa itu masyarakat dan pemerintah dapat mengakses informasi desa se-Kabupaten Bengkalis melalui aplikasi media online tiraipesisir.com,” ujar Wahyuddin optimis.

Dalam perbincangan itu Wahyuddin juga menyampaikan,jumlah desa se-Kabupaten Bengkalis sejumlah 136 desa dan 19 kelurahan, sedangkan besaran alokasi dana ADD melalui APBD Bengkalis masing-masing desa sifatnya berpariasi menurut jumlah penduduk sekitar sebesar Rp 1,4 Miliar hingga Rp 3 Miliar per-tahun,dan dana tersebut langsung ditransfer ke rekening desa melalui Bendahara Umum Daerah (BUD) Setda Kabupaten

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses