Sitename

Description your site...

April 2, 2020

Dua Kali Hercules Mengamuk Di Pengadilan Jakarta Barat

Dua Kali Hercules Mengamuk Di Pengadilan Jakarta Barat
Foto : Horlas/tiraipesisir.com

JAKARTA,TIRAIPESISIR.COM-Hercules Rosario Marshal ternyata bukan sekali ini mengamuk pada saat sidang vonis,Rabu (27/3/2019),di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Sebelum seidang dimulai,Hercules ternyata juga mengamuk dan marah terhadap sejumlah awak media.

Diketahui,Hercules tersandung kasus pendudukan lahan dan pengrusakan kantor pemasaran PT Nila Alam. Ketika baru tiba di PN Jakarta Barat,tiba-tiba saja ia mengamuk kepada sejumlah awak media yang hendak meliputnya.

“Jangan rekam,jangan rekam!” seru Hercules kepada sejumlah awak media yang mengikuti langkahnya menuju ruang tunggu terdakwa.

Baca Juga :  IRT dan 4 Pria Diamankan Polsek Kualuh Hulu

“Mana wartawan,mana lu!,”lanjutnya.

Ia terlihat begitu marah dan naik darah kepada awak media yang berada di di sana. Bahkan mengejar salah seorang kameramen dan menarik pakaiannya. Sontak,keributan tersebut menyebabkan suasana tegang dan menimbulkan kepanikan.

Tidak tinggal diam,sejumlah anak buah Hercules dan anggota kepolisian pun berusaha melepaskan wartawan yang dikejarnya. Sayang,kejadian tersebut terulang,Hercules nampak kembali mengejar fotografer yang berusaha mengambil gambar dirinya.

Setelah kembali dilerai,Herculesn tenang dan meminta awak media agar tidak merekam dirinya.

Baca Juga :  Urus DAK Kepulauan Meranti,Bowo Sidik Ngaku Terima Rp 2,5 Miliar

Kejadian serupa pun terulang di dalam ruang persidangan. Hercules mengamuk di dalam ruang sidang akibat merasa tidak nyaman dengan petugas polisi bersenjata yang mengawalnya di ruang sidang. “Suruh keluar saja,”seru Hercules.

Majelis hakim dan kuasa hukum pun mencoba menenangkan Hercules agar persidangan dapat dimulai. Petugas kepolisian pun akhirnya keluar dari ruang sidang.

Setelah Hercules tenang,Majelis Hakim pun memulai sidang vonis tersebut sekitar pukul 15.50 WIB sore. Dan diputuskan bahwa Hercules dipidana penjara selama delapan bulan dengan dipotong masa tahanan. (Horlas/B08/09)

aaaaaaaa

Baca Juga :  Eksepsi Ditolak,Ini Kata Ratna Sarumpaet

Bagikan berita ini
  • 4
    Shares

loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses