Sitename

Description your site...

September 22, 2020

Disinyalir Menjadi Ajang Korupsi, Diminta Menteri BUMN Evaluasi TU PTPN3 Unit Kanau DLAB3 Labuhanbatu

Disinyalir Menjadi Ajang Korupsi, Diminta Menteri BUMN Evaluasi TU PTPN3 Unit Kanau DLAB3 Labuhanbatu
Foto File : Aeal TU di PTPN3 Unit Kebun Kanau. Foto : Patrisno/tiraipesisir.com

AEK NABARA,TIRAI PESISIR.COM-Sedikitnya hampir 400 Hektar Tanaman Ulang (TU) Perkebunan Kelapa Sawit di Afdeling II dan III Unit Kebun Aek Nabara Utara (Kanau) Labuhanbatu Sumatera Utara (Sumut) disinyalir menjadi ajang korupsi dan mengambil keuntungan pribadi oleh oknum tertentu. Hal Itu telihat pada saat Team LSM beserta berbagai Awak Media Cetak dan Online melakukan pantauan di lapangan, untuk itu diminta Menteri BUMN mengevaluasi pelaksanaan TU tersebut.

Hasil Pantauan, bahwa Pengerjaan Pengayaan Gempuran Tanah sepertinya tidak memenuhi Standart Oprasional Prisedur (SOP) sebagaimana ditentukan oleh pihak perusahaan. Luku Kedalaman Tanah diduga kurang dalam, sementara sebagian Areal TU sepertinya tidak di Luku, Pengayaan dan Gempuran Tanah. Pekerjaan perawatan hampir disemua unit kebun kelihatan bermasalah tanpa penerapan nyata slogan kerja Sinergi Profesional dan Integritas (SIPro) dan Jujur Tulus Ikhlas (JTI) sebagai acuan dasar dalam menunaikan tanggungjawab kinerja diseluruh PTPN BUMN Holding Perkebunan Nusantara.

Baca Juga :  Menjelang Hari Kemerdekaan RI Warga Larangan Gelar Tasyakuran

Selain pengawasan dari pihak Kebun Unit Kanau kelihatan lemah, pada bagian penumbangan pohon Kelapa Sawit disekitar Areal terlihat juga ada pencemaran lingkungan (Limbah B3) yang mengakibatkan keracunan pada ternak ikan milik warga disekitarnya menjadi mati karena zat racun asam yang tinggi.

Asisten Kepala, Eko, didampingi APK Kanau yang coba dikonfirmasi terkait pelaksanaan TU di PTPN3 Unit Kanau itu kepada Media ini menyebutkan, bahwa Areal TU tersebut kalau masih ada yang belum siap dikerjakan oleh pihak rekanan di ulang kembali, namun pihaknya juga mengakui kalau areal TU itu masih dalam evaluasi pengerjaannya.

Baca Juga :  Jokowi Mengutus Luhut Binsar Panjaitan Bertemu Prabowo

“Kalau masih ada yang belum siap, pemborong kita suruh ulang lagi dikerjakan,” ucap Askep.

Sekedar informasi, seperti diketahui PTPN3 Unit Kebun Kanau DLAB3 Aek Nabara Labuhanbatu saat ini melaksanakan Replating Tanaman Ulang (TU) sedikitnya seluas 400 hektar, namun dalam pengerjaanya diduga tidak sesuai SOP, sehingga perusahaan PTPN3 Unit Kanau yang notabene berplat merah itu disanyalir menjadi ajang korupsi oleh para oknum-oknum tertentu. Oleh karena itu, pihak Kandir PTPN3 Holding Medan perlu melakukan evaluasi dilapangan terhadap pelaksanaan TU tersebut. (Patrisno)
Editor : Zai

loading…


Bagikan berita ini
Tags: ,
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses