Sitename

Description your site...

Oktober 29, 2020

Diduga DD Dikorupsi,Kades Teluk Pulai Luar Ancam Matikan Wartawan

Diduga DD Dikorupsi,Kades Teluk Pulai Luar Ancam Matikan Wartawan

loading…


Diduga DD Dikorupsi,Kades Teluk Pulai Luar Ancam Matikan Wartawan,Tangkap Dan Penjarakan Kades Teluk Pulai Luar. Foto : Hasan Basri

Penulis : Oktavianus,SH/Hasan Basri

Labura,TIRAIPESISIR.COM-Tidak senang dan merasa seolah kebal hukum, seenak udelnya saja Kepala Desa (Kades) Teluk Pulai Luar Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) Muhammad Sofyan SP hendak mencabut nyawa dan mematikan hidup Wartawan TIRAIPESISIR.COM Hasan Basri, saat hendak dikonfirmasi via HP terkait pengalokasian Dana Desa (DD) bidang Infrastruktur yang diketahui pengerjaannya amburadol dan asal jadi, Minggu (5/11/2017).

Di ceritakan Hasan Basri,sebelumnya dirinya dengan beberapa rekan Wartawan dan Ketua LSM PIPMI melakukan Investigasi terhadap Pengerjaan DD bidang Infrastruktur Jalan milik Desa Teluk Pulai Luar yang berjudul Pengerasan Jalan Simpang Rambe Kecamatan Kualuh Leidong dengan jumlah pagu anggaran senilai Rp 135.044.500 dan Pengerasan Jalan Ahmad Yani senilai Rp 135.044.500, karena diduga pengerjaannya tidak sesuai bestek.

Usai melakukan investigasi dimaksud, sebagai seorang Wartawan yang dilindungi oleh UU Pers dan berpedoman kepada Kode Etik Jurnalistik, Hasan Basri mencoba melakukan konfirmasi Kades Teluk Pulai Luar Muhammad Sofyan SP via HP guna mendapatkan materi berita yang berimbang.

Baca Juga :  Nulis Togel di pakter Tuak,Pria Ini Ditangkap Polisi

Namun,bukan jawaban yang diinginkan Hasan Basri yang datang dari balik seluler sang Kades. Justru ucapan bahasa arogan,bahkan seolah kebal hukum menantang dirinya one by one.

Dan ironisnya lagi,Sang Kades malah mengancam untuk mematikan Wartawan TIRAIPESISIR.COM yang satu ini.

“Mau kau ku matikan”,sebut Hasan Basri menirukan perkatakan Kades Teluk Pulai Luar.

Merasa tidak senang dengan ucapan Sang Kades seperti itu,sambung Hasan Basri,dirinya mencoba menanyakan hal tersebut melalui sms WhatsApp kepada Sang Kades.

“Apa tujuan bapak mau mematikan saya, apa karena saya mau membuat berita masalah DD Teluk Pulai Luar,”tanya Hasan Basri.

Namun tetap saja jawaban Sang Kades Arogan dan malah Sok Jagoan dengan mengatakan, “mau kau buat berita tiap hari terserah,besok kita jumpa. Kalau kau jentelmen 1 sama 1 kita berhadapan, sebut Hasan Basri sesuai jawaban pesan WhatsApp Sang Kades.

Baca Juga :  Raih Juara 1 : Team Futsal Mapolres Labuhanbatu Tundukan Team Futsal Polres Tapsel Difinalti 5-4

Mengetahui kejadian tersebut,Ketua Relawan Perjuangan Demokerasi (Repdem) Kualuh Leidong Abu Sofyan menanggapi dan angkat bicara dengan mengatakan,bahwa tindakan Kades Teluk Pulai Luar mengancam untuk mematikan wartawan,sudah merupakan tindakan pidana.

“Apa lagi Wartawan dilindunggi oleh Undang-Undang pers. Konfirmasi kinerja DD itu hal yang lumrah dan apa lagi kerjaanya asal jadi,itu perlu diberitakan agar menjadi petimbangan masyarakat gimana kinerja Kadesnya,”cetus Sofyan.

Abu Sofyan berharap,Camat dan Bupati Labura H Kharuddin Syah Sitorus SE, supaya memberikan pendidikan sopan santun kepada Kades Teluk Pulai Luar untuk menghargai profesi Wartawan,apa lagi jika sifat Kades seperti pereman, seharusnya tidak pantas mejabat menjadi Kades.

Dapat diberitahukan sebelumnya,hasil Investigasi Wartawan di lapangan, ditemukan Pengerjaan DD Teluk Pulai Luar dikerjakan asal jadi. Realitanya,Pekerjaan Pengerasan Jalan di Simpang Rambe dan Pengerasan Jalan Ahmad Yani,seharusnya Sirtu yang digunakan dengan ketebalan 10 cm, dikerjakan hanya dengan ketebalan 3 cm saja. Kondisi tersebut di perparah lagi dengan gambaran hasil pekerjaann dilapangan yang kurang rapi dan asal – asalan alias amburadul.

Baca Juga :  Bupati Labura Beri Tali Asih Kepada Bilal Mayit,Nazir Masjid dan Guru Ngaji di Kualuh Selatan

Dilain sisi, Ketua DPP Forum Wartawan Independen Andi Carma Damanik saat diminta tanggapannya terkait hal ini mengatakan, sangat menyesalkan sikap dan tindakan Kades Teluk Pulai Luar Muhammad Sofyan SP,yang telah mengancam akan mematikan Wartawan.

Pihaknya menambahkan,hal ini sama sekali telah menghina profesi jurnalistik, sehingga harus diusut oleh pihak berwajib.

Demikian pula dugaan miring tentang penggunaan DD yang diduga korupsi, diminta agar pihak Inspektorat setempat, Kejaksaan dan Unit Tipikor Kepolisian agar segera melakukan audit Penggunaan DD Teluk Pulai Luar. Dan jika terbukti menyalahi aturan dan tata pedoman pengalokasian juknis DD, segera menyeret oknum terkait di dalamnya ke kamar pesakitan,cetus Andi Carma Damanik menutup konfirmasi Wartawan.

Kades Teluk Pulai Luar saat dikonfirmasi ulang oleh Team Korwil Sumut TIRAIPESISIR.COM via Whatsapp,hingga berita ini dikirim ke redaksi tidak menjawab.***
Editor : Agus Wahyudi,SH/Wapemred

loading…


Bagikan berita ini
Tags:
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses