Sitename

Description your site...

Oktober 20, 2020

Dari Dulu Kop Silva Tidak Pernah Ajukan Pekerjanya Ke BPJS Kesehatan

Dari Dulu Kop Silva Tidak Pernah Ajukan Pekerjanya Ke BPJS Kesehatan
Kepala BPJS Kesehatan Kepulauan Meranti

loading…


Penulis : Tommy

Meranti,TiraiPesisir.com – Kepala Kantor Badan Penyelengaraan Jaminan Kesehatan Sosial (BPJS) Kabupaten Kepulauan Meranti, Yasuruna memaparkan sampai saat ini pihak kopsilva tidak pernah mengajukan tenaga kerja mereka ke BPJS kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Kepulauan Meranti

“Pihak koprasi silva tidak pernah memberi data tenaga kerja mereka kepada kita untuk mendapatkan BPJS,malahan kita sudah berupaya mengubungi mereka via telpon dan menurunkan tim untuk melakukan pengawasan. Namun, pihak Koprasi Siva beralasan keberadaanya di seberang ketika tim datang kekantor mereka,” ucapnya saat di temui media ini,dikantor BPJS Kesehatan Kepulauan Meranti jalan Imam Bonjol,Selatpanjang. Jum’at (24/11/17) siang.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Awasi Penyaluran BLT-DD tahap III Desa Bokor

Dijelaskan Yasuruna,sebelumnya pihaknya telah memasukan surat kepada mereka (Kop Silva,red) tapi tidak ditanggapi, saat tim pengawas BPJS yang tergabung dengan pihak kejaksaan turun,tetapi tetap saja mereka tidak memberikan data dan alamat lengkap.

“Saat ini kita hanya menerima jumlah dari disnaker saja,yang namanya pekerja penerima upah wajib badan usaha pemberi perkerja didaftarkan perserta JKN, terkadang pihak perusahaan mendaftar tidak sesuai dengan data yang mereka punya. Padahal pemotongannya 4 berbanding 1/4 persen dari perusahaan 1persen dari pekerja atau pemberi kerja, perlu diketahui sebenarnya bagi pemberi kerja sangat terbantu bila pekerjanya terdaftar ke JKN sehingga jaminan kesehatan pekerjanya terkontrol,” paparnya

Baca Juga :  Pemkab Meranti Akan Bantu 500 Ribu Rupiah/KK Warga Miskin

Disinggung terkait sanksi bagi pengusaha yang tidak mendaftar tenaga kerjanya ke BPJS, Yasuruna mengatakan seharusnya dinas mencabut izin usaha mereka, program BPJS sebenarnya sudah diatur didalam Perpres dan perundang-undangan JKN.

“Baru baru ini sudah disahkan dengan Peraturan Bupati (Perbub) kita berharap pihak dinas bisa bekerja sama dan akan mensosialisasikan setiap pengusaha harus mendaftar tenaga kerjanya ke JKN ketenaga kerja kemudian BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Lanjut Yasura,”Untuk masyarakat meranti sudah banyak yang mengerti BPJS dan hampir 75 persen dari jumlah penduduk meranti sudah mendaftar khusus BPJS kesehatan, hanya lagi masyarakat meranti yang tinggal diseberang dan diperdesaan. Untuk mendaftar BPJS cukup membawa photo copy KK, KTP dan buku tabungan khusus bagi,” jelasnya.***

Baca Juga :  Seminar KNPI Meranti, Hanafi : Pemuda Meranti Harus Kreatif

Editor : Dhamean

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses