Sitename

Description your site...

Oktober 25, 2020

Bupati Pembina Upacara HGN 2018, Himbau Guru Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalitas Hadapi Era Milenial

Bupati Pembina Upacara HGN 2018, Himbau Guru Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalitas Hadapi Era Milenial

loading…


Meranti, TIRAIPESISIR.COM – Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menjadi Inspektur Upacara Pada Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke- 73 Tahun 2018, kegiatan yang dikemas dengan Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MOU) antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan PT. RAPP Tentang Mutu Pendidikan itu, dipusatkan di Gedung Ocean Jl. Terubuk Selatpanjang senin (26/11).

Turut hadir dalam giat tersebut Wakil Ketua II DPRD, Staf Ahli Bupati, Asisten III Setda Meranti Drs. H. Rosdaner M.Si, Kapolres Meranti AKBP. Ka Ode Proyek, Kejari Meranti Budi Rahardjo SH , Danramil, Kadis Pendidikan Meranti Drs. Nuriman, Perwakilan Dirut PT. RAPP, Dosen Ilmu Pemerintahan UNRI, Ketua Tim PKK Kabupaten Hj. Nirwana Sari Irwan, Kabag Humas Protokol Hery Saputra SH, Camat se- Kabupaten dan PGRI Kabupaten Kepulauan Meranti.

Tema Hari Guru Tahun 2018 kali ini adalah ” Meningkatkan Profesionalisme Guru menuju Pendidikan Abad 21, dan Guru sebagai Penggerak Perubahan dalam Era Revolusi Industri 4.0 “.

Membacakan Amanat Menteri Pendidikan RI, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, mengucapkan apresiasi Kepada PGRI khususnya diwilayah Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan baik.

Baca Juga :  Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 02 Tebing Tinggi Laksanakan Patroli Rutin dan Sosialisasi di Desa Binaan

Hari Guru Nasional yang diperingati kali ini bertepatan dengan tanggal pendirian organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Organisasi tersebut resmi berdiri pada 25 November 1945 dalam kongres guru Indonesia di Surakarta.

Sesuai dengan tema peringatan Hari Guru Nasional 2018 ialah “Meningkatkan Profesionalisme Guru Menuju Pendidikan Abad XXI.”

Bupati Irwan menyatakan tema tersebut dipilih untuk mengingatkan para pendidik di Indonesia mengenai tantangan dunia pendidikan yang semakin berat di abad XXI. Menurutnya untuk menghadapi tantangan itu, semua guru harus meningkatkan profesionalisme dan kompetensinya.

“Diperlukan guru yang profesional, guru yang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang supercepat, untuk meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar,” ujar Bupati.

Namun ditegaskan Bupati Irwan, meski teknologi informasi telah berkembang pesat dan menyediakan sumber pengetahuan yang berlimpah, tugas guru sebagai pendidik tidak tergantikan. “Profesi guru sangat lekat dengan integritas dan kepribadian, guru tidak hanya bertugas untuk mentransfer ilmu kepada peserta didiknya,” sebutnya.

Baca Juga :  MPC PP Meranti Undang Wagubri Terpilih H.Edy Natar Nasution Syukuran di Selatpanjang

Ia menambahkan, pada tahun depan Kemendikbud akan menerapkan sistem zonasi untuk pemerataan kualitas pendidikan. Salah satu targetnya, ialah perluasan akses, pemerataan mutu dan percepatan peningkatan kualitas guru. Sistem zonasi juga untuk memudahkan penanganan dan pengelolaan guru.

“Mulai dari distribusi, peningkatan kompetensi, pengembangan karier dan penyaluran bantuan penyelenggaraan berbagai kegiatan yang dilakukan guru,” ungkap Muhadjir.

Sekedar informasi sesuai Data Bank Dunia yang di rikis 11 November lalu, Indonesia baru menempati posisi ke-87 dari 157 negara dalam Indeks Sumber Daya Manusia (Human Capital Index) 2018. Pada indeks itu, skor yang dimiliki Indonesia ialah 0,53.

Arti dari skor 0,53 ialah bahwa setiap anak di Indonesia hari ini memiliki 53 persen kesempatan untuk bertumbuh, dengan catatan menuntaskan pendidikan dan dapat akses penuh pada layanan kesehatan.

Skor Indonesia masih lebih baik ketimbang sejumlah negara lain yang memiliki penghasilan menengah ke bawah dengan rata-rata 0,48. Namun, jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia Timur dan Asia Pasifik, posisi Indonesia masih lebih rendah mengingat rata-rata skor negara itu sebesar 0,62.

Baca Juga :  Babinsa Laksanakan Patroli karhutla di Wilayah Binaan Yang Rawan dan Sering Terbakar

Apabila dilihat di konteks Asia Tenggara, Indonesia masih kalah dari Singapura (0,88), Vietnam (0,67), Malaysia (0,62), Thailand (0,60), dan Filipina (0,55).

Untuk itu dikatakan Bupati Irwan, peran guru sangat strategis dan penting dalam upaya keningkatkan SDM di Indonesia, agar tidak terus tertinggal dari negara lain Bupati juga menghimbau semua guru di Kepulauan Meranti dapat meningkatkan kompetensi, inovasi dan kreatifitas dalam memajukan dunia pendidikan Meranti.

Terakhir Bupati Irwan juga berharap pada Peringatan HGN Tahun 2018 ini, kedepannya PGRI di Kabupaten Kepulauan Meranti bisa menjadi guru yang bermartabat, cemerlang dan gemilang

Pada kesempatan itu juga dilakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) Antara Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kepulauan Meranti dengan PT. RAPP Tentang Peningkatan Mutu Pendidikan. Terkait hal itu pihak RAPP akan membantu Pemerintah Daerah dalam pelayanan mutu pendidikan di 10 Sekolah Dasar di Kabupaten Kepulauan Meranti (Putra/Humas Pemkab. Meranti)

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses