Sitename

Description your site...

Maret 31, 2020

Bupati H Irwan Tidak Terima Proyek Box Culvert Yang Baru Di Kerjakan Rekanan Sudah Rusak

Bupati H Irwan Tidak Terima Proyek Box Culvert Yang Baru Di Kerjakan Rekanan Sudah Rusak

Penulis : Tommy & Dham

Meranti,TiraiPesisir.com – Mengetahui proyek pembangunan Box Culvert, di Jalan Tanjung Harapan Lingkar Dorak Kelurahan Selatpanjang Kota melalui APBD tahun 2017 sebesar Rp.741.803 jt dikerjakan asal jadi. Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs H Irwan M.Si meminta Kontraktor CV.Meranti pelaksanaan proyek pembangunan Box Culvert, di Jalan Tanjung Harapan Lingkar Dorak Kelurahan Selatpanjang Kota untuk memperbaiki kembali.

“Pembangunan itu masih dalam masa pemeliharaan selambat lambat 6 bulan, kita minta yang rusak diperbaiki,” tegur Irwan kepada wartawan ini saat dijumpai di Selatpanjang

Baca Juga :  Gelar Silaturahmi Dan Reses Perdana Anggota DPRD Meranti Cun Cun SE,M.Si Serap Aspirasi Dan Dengarkan Keluhan Masyarakat

Menurutnya,pembangunan yang baru sebulan selesai dikerjakan rekanan serta sudah serah terima dengan pihak dinas Pekerjaan Umum (PU) beberapa minggu lalu kondisinya saat ini sudah rusak, pagar boton penahanan tanah Box Culvert pecah hanya menunggu waktu saja akan roboh.

“Jangankan masyarakat, saya juga tidak menginginkan pembanguan seperti itu,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas PUPRA Kepulauan Meranti Hariadi ST MT dan Sabri PPTK proyek Box Culvert yang dinilai dikerjakan rekanan tidak maksimal tersebut kepada media ini mengungkapkan hal yang sama bahwa pekerjaan tersebut akan diperbaiki dikarenakan masih dalam waktu pemeliharaan.

Baca Juga :  Lantik Anggota BPD di 28 Desa Se-Meranti,H.Yulian Norwis : Agar tidak Menimbulkan Masalah, Seluruh BPD Harus Bekerjasama

“Ya,Pembangunan itu masih dalam tahap pemeliharaan,nanti diperbaiki,” ucapnya usai mengikuti rapat digedung DPRD Kepulauan Merantu,jalan dorak,Selatpanjang. Senin(13/11/17) pagi.

Ditanya terkait kebenaran informasi yang berkembang bahwa didalam proyek tersebut ada dua kontraktor dan apa alasan dinas menerima pembangunan dengan kondisi tidak maksimal, Hariadi bungkam dan tidak bersedia memberi penjelasan.***

aaaaaaaa

Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses