Sitename

Description your site...

Oktober 31, 2020

BP2IP Tangerang Bersama PSOP Tanjung Pinang Adakan Diklat BST,KLM dan SKK

BP2IP Tangerang Bersama PSOP Tanjung Pinang Adakan Diklat BST,KLM dan SKK

loading…


TANJUNGPINANG-Dalam rangka memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan,terhadap para nelayan serta para awak kapal tradisional tentang keselamatan berlayar. Kementrian Perhubungan Laut melalui Direktorat Jendral Perhubungan Laut dan KSOP Kelas II Tanjung Pinang mengadakan kegiatan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) BST,KLM dan SKK,bertempat di Surprise City Hotel Tanjungpinang,dilaksanakan,Senin,29 Oktober sampai 02 Novenber 2018.

Kegiatan tersebut diikuti 311 orang peserta,berasal dari berbagai daerah se-Provinsi Kepri,seperti dari Tanjung pinang sebanyak 16 Kelurahan,Kabupaten Bintan,dan Kabupaten Anambas.

Turut juga hadir perwakilan dari Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang,Sekda Pemko Tanjungpinang sekaligus membuka acara Diklat DPM. Sebagai perwakilan Pemerintah Provinsi Kepri diwakilkan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kepri,dan intansi Vertikal dari Lantamal diwakili oleh Letkol Syarifudin,Bea Cukai,Imigrasi,Operator Kapal,serta masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Melakukan kunjungan kerja Ke Tembelan

Ketua Balai Pendidikan,Pelatihan Ilmu Kelautan (BP2IP) dari Kementerian Perhubungan RI,Joni didampingi Kepala Kantor KSOP Kelas II Tanjungpinang,Hengky mengatakan,tujuan acara ini diadakan,pemerintah sangat konsen dan banyak diketahui bahwa para nelayan maupun para awak kapal tradisional yang ada tanpa dibekali pengetahuan dan keterampilan tentang keselamatan berlayar,maka pemerintah hadir guna memberikan pengetahuan serta keterampilan,sehingga mereka dapat mencari nafkah dengan aman. “Jika ada hal-hal yang tidak diinginkan dilaut,mereka mampu menyelamatkan diri mereka,”jelas Joni.

Selama ini kata Joni,untuk mendapatkan sertifikat kelautan sulit didapat,maka dari itu pemerintah hadir disini untuk memberikan hal tersebut. “Tujuannya,ketika mereka melaut bisa tenang dan aman,”kata Joni.

Baca Juga :  Sat Resnarkoba Polres Tanjungpinang Ringkus Sindikat Jaringan Narkoba Karimun-Tanjungpinang

Lebih lanjut Joni memaparkan,BP2IP Tangerang adalah Lembaga Pendidikan dibawah naungan Kementrian Perhubungan,dan Milik Kementrian Perhubungan. Pada tahun ini,lebih kurang 100 Ribu yang akan dididik oleh Kementrian Perhubungan,pada umumnya buat masyarakat yang kurang mampu.
Anggaran buat pelaksanaan kegiatan ini,BP2IP pada tahun ini mendapatkan jatah sebanyak 22 Ribu orang,dan BP2IP udah melakukan pendidikan kurang lebih 21 Ribu orang. Anggaran yang ada di BP2IP sekitar Rp 20 Miliar lebih,dan semua yang mengikuti diklat ini tidak dipungut biaya alias gratis,ini bukti hadirnya pemerintah buat kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Maksimalkan Anggaran untuk Masyarakat,Gubernur Kepri Serahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2019

“Saat ini penegakan hukum di laut sangat inten dilakukan oleh aparat terkait khususnya dari Kepolisian,bagi mereka yang tidak mempunyai Sertifikat Kelautan,mereka gak bisa berlayar. Ada dua diklat yang harus diikuti oleh para peserta yakni Diklat SKK 60 MIL dan BST (basic Safty Training) KLM (Kapal layar Motor),”pungkas Joni. (Zen)

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses