Sitename

Description your site...

August 24, 2019

BNN Gagalkan Penyeludupan 102 Kg Sabu dan 102,657 Butir Ekstasi Asal Malaysia

BNN Gagalkan Penyeludupan 102 Kg Sabu dan 102,657 Butir Ekstasi Asal Malaysia
Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional,Irjen Arman Depari. Foto : tiraipesisir.com





JAKARTA,TIRAIPESISIR.COM-Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyeludupan sabu asal Malaysia yang dikirim melalui jalur laut. Ada dua pengungkapan yang dilakukan BNN yakni pengungkapan dengan barang bukti 102 kilogram sabu dan 102,657 butir ekstasi, keduanya berhasil digagalkan petugas.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari mengatakan, dalam sebulan belakangan ini pihaknya berhasil mengungkap dua penyeludupan di dua wilayah. Totalnya, 102 kilogram sabu dan 102,657 butir ekstasi diamankan pihaknya.

“Pengungkapan ini berkat kerja sama dengan Polri dan Bea Cukai,” katanya, Selasa (23/7/2019).

Baca Juga :  Presiden Jokowi,Nilai Bisnis Penangkaran Burung Capai Rp 1,7 Triliun

Menurut Arman, pengungkapan pertama dilakukan di Sumatera Utara pada 2 hingga 3 Juli 2019. Dimana pihaknya mengamankan 81,8 kilogram sabu dan 102,657 butir ekstasi di sejumlah TKP berbeda di Sumatera Utara. “Delapan tersangka yakni, AR, APS, F, N, ZA, T, H dan AM, kami amankan,” ujarnya.

Dikatakan Arman, dalam pengungkapan itu, terjadi aksi kejar-kejaran terhadap para pelaku. Pasalnya, barang bukti dan tersangka sudah melewati perbatasan dan masuk ke Kota Sumatera Utara. “Sabu itu sendiri kami temukan di dalam ban dalam mobil untuk mengelabui petugas,” tuturnya.

Baca Juga :  Informasi Kepada Kapolda Riau : Narkoba Berpotensi Diseludupkan Bersama Rokok Ilegal di Tembilahan,Kabupaten Inhil

Untuk kasus kedua, kata jenderal bintang dua ini, pengungkapan dilakukan di Jalan Raya Jelaray Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, 20 Juli 2019 kemarin. Sabu 38 kilogram dan satu tersangka yakni AF, diamankan. “Namun, kami masih memburu satu tersangka lainnya yang melarikan diri dalam penggerebekan tersebut,” ungkapnya.

Pengungkapan itu sendiri, kata Arman, berawal dari informasi tentang pengiriman narkoba dari Tawau, Malaysia tujuan Samarinda, Kaltim melalui jalur laut rute Tawau-Sebatik, Tarakan dan Tanjung Selor. Dari laporan itu, tim melakukan pengawasan dan diketahui pada 20 Juli ada pengangkutan dan serah terima narkoba. “Serah terima sabu itu terjadi dari kapal ke kapal di tengah laut perbatasan Indonesia-Malaysia,” ujar Arman.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Tipar-Cakung,Cilincing,Diduga Di Kerjakan Asal-Asalan Hingga Rusak Kembali

Tim BNN pun mengetahui kapal penerima narkoba tersebut akan berlabuh di Tanjung Selor dan akan dipindahkan ke mobil berwarna putih. Petugas pun melakukan pengejaran dan menghentikan mobil tersebut di Jalan Raya Jelaray Tanjung Selor. “Kami masih lakukan pengembangan kasus dan pengejaran tersangka yang melarikan diri,” tandasnya. (Horlas A08/08)







Bagikan berita ini
Tags: ,
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses