Sitename

Description your site...

Oktober 31, 2020

BARESKRIM MABES POLRI DI TANTANG BERTINDAK TEGAS. USAHA BERKEDOK HIBURAN KEMBALI BEROPERASI. KASUS STAR ZONE DAN LUCKY ZONE BELUM DI GELAR SIDANG PERKARANYA DI PENGADILAN

BARESKRIM MABES POLRI DI TANTANG BERTINDAK TEGAS. USAHA BERKEDOK HIBURAN KEMBALI BEROPERASI. KASUS STAR ZONE DAN LUCKY ZONE BELUM DI GELAR SIDANG PERKARANYA DI PENGADILAN

loading…


Dumai, TiraiPesisir.Com Dari informasi di peroleh, usaha gelanggang permainan (Gelper) yang diduga berkedok hiburan dengan menggunakan sarana mesin elektronik sudah di grebek pada 3 bulan yang lalu oleh Bareskrim Mabes Polri. Dua usaha gelper Star Zone dan Lucky Zone di Dumai jadi sasaran dimana dalam pengrebekan tersebut puluhan orang di periksa di bawa ke mabes polri Jakarta. Tetapi hingga kini belum di gelar sidang perkaranya di pengadilan. Ironisnya usaha gelper lainnya sesuai penelusuran awak media ini di lapangan usaha gelper lainnya beroperasi kembali.

Terkait usaha yang di duga ada indikasi berbau ke arah judi itu lantaran permainan tersebut menggunakan uang tunai membeli koint sejak dulu tidak asing lagi di Dumai tetapi setelah Bareskrim Mabes Polri bertindak barulah pengusaha gelper itu tutup total. Sebab gelper Lucky Zone dan Star Zone di gerebek. Praktek permainan berkedok hiburan tersebut pemainnya bukanlah kalangan anak-anak tetapi yang berusia lanjut bahkan janggutnya sudah ada yang beruban. Banyak diantara penggemar yang terlena dan tergiur bisa untuk menang di gelper uangnya terkuras sehingga ada yang jadi pusing tujuh keliling. Namun setelah Bareskrim Mabes Polri 4 bulan yang lalu menggerebek usaha yang berkedok hiburan itu sehingga tutup total sudah hampir 4 bulan lamanya.

Baca Juga :  Ketua Saber Pungli Meranti Minta Masyarakat Laporkan Jika Pelayanan Publik Adanya Biaya Tak Sesuai Ketentuan

Informasi di rangkum di lapangan bahwa disebut-sebut oleh anggota warga dimana usaha gelper berkedok hiburan tersebut kembali beroperasi. Terkait hal ini, sesuai pemantauan awak media ini banyak pihak pemerhati di kalangan masyarakat Dumai mempergunjingkan usaha gelper tersebut karena beroperasi kembali sejak tanggal 10/11/2016.  Sementara usaha gelper Star Zone dan Lucky Zone yang jadi sasaran penggerebekan 4 bulan lalu perkaranya saja belum di gelar di Pengadilan demikian ungkapan beberapa pihak pemerhati kasus usaha gelper yang diduga berkedok hiburan yang di grebek Bareskrim Mabes Polri tersebut. Ironisnya malah kembali ada usaha gelper lainnya beroperasi. Ada apa ya ? Sebut pemerhati itu yang minta tidak di tulis namanya saat bincang-bincang dengan wartawan TiraiPesisir.Com Sabtu lalu 12/11.

Baca Juga :  Satlantas Menghimbau : Pentingnya Menggunakan Helm Saat Berkendaraan

Isu beredar di lapangan, bahwa usaha gelper yang di duga ada indikasi berbau judi itu kembali beroperasi disinyalir karena banyak pendukung usaha tersebut. Sampai sejauh ini penelusuran investigasi awak media ini di lapangan belum dapat mengetahui siapa dalang atau yang membeking usaha tersebut. Berbagai kalangan akhir-akhir ini ada angkat bicara karena kasus usaha gelper Star Zone dan Lucky Zone perkaranya belum di gelar di Pengadilan, sementara usaha gelper lainnya yang kegiatannya sama dengan Star Zone dan Lucky Zone bisa beroperasi kembali. Dari kenyataan ini berbagai kalangan menilai bahwa usaha yang di duga ada berbau melanggar hukum itu di beking oknum-oknum tertentu hal ini merupakan pertanda sepertinya menantang kepolisian. Karena itu sudah saatnya Bareskrim Mabes Polri mengambil tindakan tegas karena di duga ada pihak-pihak pendukung usaha yang berbau melanggar hukum di Dumai. Dan di sinyalir oknum-oknum tertentu yang di duga terlibat pendukung usaha tersebut, sepertinya karena kebal hukum dan menantang aparat berwajib. (rds)

Baca Juga :  Jokowi Naikkan Tunjangan Guru di Daerah Tahun Depan

 

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses