Sitename

Description your site...

Oktober 26, 2020

Amankan Kayu Tak Bertuan, Polres Meranti Akan Panggil Perangkat Desa

Amankan Kayu Tak Bertuan, Polres Meranti Akan Panggil Perangkat Desa

loading…


MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Ratusan batang kayu olahan jenis Balak Tim diduga hasil illegal logging berhasil diamankan jajaran Polres Kepulauan Meranti di Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti, Riau, Minggu (3/2/2020).

Hal ini dibenarkan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, melalui Kasat Reskrim, AKP Ario Damar SH, Selasa (4/2/2020)

Untuk perkembangan, pihaknya akan memanggil perangkat desa, dan berkoordinasi dengan KPH setempat. Selain itu mereka juga akan mendatangkan ahli dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Provinsi Riau.

Baca Juga :  Investasi Bidang Aspal Hotmix di Meranti,PT.CSMS Diduga Zolimi Rakyat Meranti

“Dalam waktu dekat perangkat desa akan kita panggil, mulai dari Kades hingga perangkat lingkungan. Dengan KPH kita tetap berkoordinasi. Termasuk akan mendatangkan ahli pengelolaan hutan produksi provinsi,” pungkasnya.

Menurut Ario, titik koordinat eksploitasi atau lokasi aktifitas illegal logging tersebut masuk dalam lokasi kawasan hutan produksi yang dikelola oleh lembaga pengelola hutan desa (LPHD) setempat.

“Kita juga telah berkordinasi dengan UPT KPH dalam menentukan status kawasan kegiatan para pembalak liar tersebut. Setelah diambil titik kordinatnya, ternyata lokasi berada di kawasan hutan produksi yang dikelola oleh LPHD,” bebernya.

Baca Juga :  Cegah ISPA Akibat Kabut Asap,DPC MOI Meranti Bagi-Bagi Masker Gratis

“Penindakan bermula dari laporan masyarakat terhadap aktivitas tersebut. Makanya kita langsung turun ke lapangan. Ternyata benar, ratusan Balak Tim kayu illegal di Jalan Parit Kekat Desa Sungai Tohor, Tebingtinggi Timur Kepulauan Meranti sudah kita pasang police line,” ungkapnya.

Tidak sampai disitu, Ario Juga menjelaskan bahwa Balak tersebut berjumlah lebih kurang 211 batang dengan ukuran bervariasi. Keberadaan dan pemiliknya masih didalami dengan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket).

“Sampai saat ini kita belum tahu punya siapa. Yang jelas masih tahapan Pulbaket,” pungkasnya.(Edi/A03/09).

Baca Juga :  Setelah Di PTDH, Briptu TH Dibawa Ke Pekanbaru

Editor : Edi Saputra

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses