Sitename

Description your site...

Oktober 27, 2020

6.000 Ekor Belangkas Tangkapan Polair Polda Riau Dimusnahkan

6.000 Ekor Belangkas Tangkapan Polair Polda Riau Dimusnahkan
DIMUSNAHKAN : Polair Polda Riau memusnahkan barang bukti 6.000 ekor belangkas, Selasa (17/12/2019). Foto : DW Baswir/tiraipesisir.com

loading…


PEKANBARU, TIRAIPESISIR.COM — Sebanyak 6.000 ekor satwa dilindungi, Belangkas (Tachypleus sp) yang berhasil digagalkan penyelundupannya oleh Tim Patroli Satpolair Polda Riau akhirnya dikubur.

Pemusnahan dengan cara dikubur ini berlangsung di pekarangan belakang perkantoran Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Jalan HR Soebrantas, Panam, Pekanbaru, Selasa (17/12/2019).

Menurut Kasubdit Gakkum Polair Polda Riau AKBP Wawan Setiawan, barang bukti belangkas itu disita dari 2 (dua) tersangka warga Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) masing masing berinisial RS dan HS.

Baca Juga :  Ajang Pemilihan Putra/Putri Terbaik Dari 12 Kabupaten/Kota di Riau Usai Dilaksanakan

”Kedua tersangka kita amankan bersama barang bukti ribuan ekor satwa dilindungi itu di salah satu pelabuhan ‘tikus” di daerah daerah Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis,” jelasnya.

Ditambahkan, kedua tersangka mengaku mereka hanya sebagai kurir dan dibayar sebesar Rp6 juta. Namun polisi tidak lantas percaya, dan bakal mendalami siapa pemilik dan pemesan hewan berbentuk kepiting raksasa yang konon kulitnya digunakan sebagai bahan baku pembuat narkotika jenis sabu.

Sementara, Kasubag Humas BBKSDA Riau Dian Indriati menjelaskan Belangkas termasuk kategori satwa dilindungi berdasarkan peraturan Peraturan Menteri LHK bernomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018.

Baca Juga :  42 Tim Resmi Berlaga Pada Turnamen Futsal Sagu Cup I

Oleh sebab itu, penyidik Polda Riau menjerat kedua tersangka dengan Pasal 40 ayat 2 jo Pasal 21 ayat 2 Undang Undang RI Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya jo Pasal 55 ayat ke-1 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp100 juta. (01/09)

Editor : DW Baswir

loading…


Bagikan berita ini
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses