Sitename

Description your site...

Oktober 1, 2020

34 Orang PHL Perkebunan PT NSP ‘Tuntut’ Menjadi Karyawan Harian Tetap

34 Orang PHL Perkebunan PT NSP ‘Tuntut’ Menjadi Karyawan Harian Tetap
34 orang PHL PT.NSP Selatpanjang saat menuntut menjadi karyawan tetap di Kantor DPMPTSPTK Meranti. Foto : Agus Salim/tiraipesisir.com

loading…


MERANTI,TIRAIPESISIR.COM-Sebanyak 34 orang Pekerja Harian Lepas (PHL) di perkebunan PT Nasional Sago Prima (PT NSP) wilayah Kepulauan Meranti “menuntut” untuk diangkat menjadi Karyawan Harian Tetap (KHT).

Tuntutan PHL ini sudah dimediasi langsung oleh Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Bidang Tenaga Kerja, pada Jum’at (31/1/20) di Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK).

“Hari ini kita telah mediasikan terkait persoalan itu, bersama PHL, PT NSP dan juga dihadiri dari SPSI di ruang rapat Kantor kita,”tutur Kabid Tenaga Kerja, Sarifudin Y Kai.

Baca Juga :  LAN Meranti : Narkoba Bisa Menjerat kapan saja

Dalam pertemuan itu dihadiri Pjs Manager Kebun PT NSP, Chandra M Si Ringo-ringo, Ketua PC RTMM SPSI Kepulauan Meranti, Ibrahim, Humas PT NSP, Setyo Budi Utomo dan sejumlah perwakilan PHL PT NSP.

“Pertemuan mediasi ini kita sudah ambil kesepakatan yang disetujui dari masing-masing pihak, terkait tuntutan meningkatkan setatus PHL menjadi KHT,”jelas Sarifudin Y Kai.

Menurutnya, dalam kesepakatan tertulis itu disepakati dari pihak PT NSP menyetujui untuk mengangkat 34 orang PHL itu untuk meningkatkan setutus menjadi KHT dengan syarat menyelesaikan kelengkapan administrasi.

Baca Juga :  Asisten I Sekdakab Meranti Tinjau Kesiapan Tim Medis Antisipasi Covid-19 Meranti di Pelabuhan Tj. Harapan

Terkait ini, Humas PT NSP, Setyo Budi Utomo menjelaskan, untuk PHL yang akan ditingkatkan status menjadi KHT diminta untuk melengkapi administrasi utama seperti E-KTP atau KTP sementara dan KK dari Disdukcapil setempat.

“Karena selalu menjadi masalah itu di NIK KTP dan KK, saat kita cek NIK di sistem itu tidak muncul namanya, jadi ini harus diselesaikan dulu di Disdukcapil,”ungkap Budi.

Selanjutnya, kapada 34 orang ini harus membuat surat pengunduran diri bagi Penerima Bantuan Iuaran (PBI) Jaminan Kesehatan guna didaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan dan BPJS Tenaga Kerja oleh perusahaan.

Baca Juga :  Gerakan Relawan Indonesia Menggelar Syukuran Atas Kemenangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin

Setelah melengkapi poin tersebut, pihak Manajemen PT NSP akan langsung memproses PHL untuk diangkat menjadi Karyawan Harian Tetap (KHT).

“Bagi yang sudah melengkapi, SK pengangkatan akan kita upayakan pada Februari 2020 ini, dan pihak perusahaan akan membuat perjanjian kerja,”bebernya.(B015/09)

Editor : Agus Salim.Hs

loading…


Bagikan berita ini
Tags: , ,
loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses